Kabar Surabaya

Penyanyi Dangdut Siti Badriah Akhirnya Diperiksa di Polda Jatim, Kasus Investasi Bodong MeMiles

Siti Badriah masih berstatus saksi terperiksa atas dugaan keterlibatannya dalam pusaran investasi bodong yang merugikan sedikitnya 264.000 orang

Penyanyi Dangdut Siti Badriah Akhirnya Diperiksa di Polda Jatim, Kasus Investasi Bodong MeMiles
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Penyani dangdut Siti Badriah saat tiba di Mapolda Jatim untuk jalani pemeriksaan sebagai saksi kasus investasi bodong MeMiles, Senin (3/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Publik figur, penyanyi dangdut Siti Badriah akhirnya diperiksa di Polda Jatim , Senin (3/2/2020).

Pemilik lagu hits 'Syantik' itu menjalani pemeriksaan terkait kasus investasi bodong MeMiles PT Kam and Kam yang ditangani Polda Jatim setelah beberapa kali mendapat panggilan.

Siti Badriah tiba di Mapolda Jatim sekitar pukul 08.50 WIB, Senin (3/2/2020).

Drama Cinta Eza Yayang Bang Ojak Tukang Ojek Pengkolan, Taklukan Hati Gadis Lulusan Amerika

Dampak Suntik Whitening Mengubah Hidup Selvi Kitty, Putranya Idap Penyakit Langka, Kini Menyesal

Benarkah ini Isi Chat Whatsapp Putri Delina dan Sule? Perseteruan Nikah di Bulan April Ramai Lagi

Mengenakan kacamata hitam, dan gaya rambut yang dikuncir kebelakang, Siti Badriah tiba didampingi tim kuasa hukumnya.

Tak banyak yang disampaikan Siti Badriah, selain celetukan singkat melayani pertanyaan awak media.

"Iya baik. Iyo datang dari Jakarta," tukas Siti dengan logat Bahasa Suroboyoan yang kaku.

Sementara itu, Kasubdit I Tipid Indagsi AKBP Suryono menerangkan, agenda pemanggilan terhadap Siti Badriah hari ini merupakan hasil reschedule jadwal pemeriksaan yang sempat ditunda dua pekan lalu.

"Dua minggu lalu (jadwal pemeriksaan semula). Tapi yang bersangkutan masih berhalangan sehingga reschedule," katanya.

Ia menegaskan, Siti Badriah masih berstatus saksi terperiksa atas dugaan keterlibatannya dalam pusaran investasi bodong yang merugikan sedikitnya 264.000 orang member, dengan total kerugian uang member sekitar Rp 761 Milliar itu.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved