Hidung KT Berdarah Digampar Suami yang Mabuk Berat Ketika Tidur Nyenyak, Curiga Istri Main Serong

Hidung KT berdarah digampar suami yang mabuk berat ketika tidur nyenyak, curiga istri main serong.

SURYAMALANG.COM/kolase TribunParepare.com/GuideKu.com
Ilustrasi mabuk kolase KDRT 

SURYAMALANG.COM - Hidung KT berdarah digampar suaminya yang mabuk berat setelah pulang ke rumah. 

Alasan suami inisial BT berusia 21 tahun memukul istrinya lantaran cemburu dan tiba-tiba menyebut istrinya telah main serong. 

Sementara bagi KT tindakan suaminya itu sangat mengesalkan sebab ia digampar dalam kondisi tidur nyenyak dan malah dituduh selingkuh. 

Insiden Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini terjadi pada Selasa (4/2/2020) sekira pukul 04:00 Wita di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Ilustrasi KDRT
Ilustrasi KDRT (TribunJakarta.com)

Menurut keterangan Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas kejadian bermula saat pelaku yang merupakan suami korban pulang ke rumah dalam keadaan mabuk karena meneguk minuman keras.

Sesampainya di rumah, pelaku langsung membangunkan korban yang sementara tidur.

Entah kenapa pelaku langsung memukuli korban menggunakan tangan mengenai hidung hingga hidung korban berdarah.

Tidak terima dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku, korban lalu mendatangi Polsek Biboki Selatan dalam rangka untuk melaporkan kejadian tersebut supaya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

ilustrasi - Asyik Pesta Miras di Kawasan Makam, Dua Jambret Gagal Beraksi Setelah Jatuh dari Motor Karena Mabuk
ilustrasi - Asyik Pesta Miras di Kawasan Makam, Dua Jambret Gagal Beraksi Setelah Jatuh dari Motor Karena Mabuk (iStock )

Diakui Nelson, motif pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan kepada korban karena palaku mencurigai bahwa korban selingkuh dengan laki-laki lain.

"Karena pelaku mencurigai korban ada berselingkuh dengan orang lain makanya pelaku langsung pukul korban dengan tangan hingga hidung berdarah," terangnya.

Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved