Tekno

Instagram Vs YouTube, Siapa yang Paling Besar Meraup Untung dalam Iklan? Yang Jelas Nilainya Triliun

Instagram Vs YouTube, Siapa yang Paling Besar Meraup Untung dalam Iklan? Yang Jelas Nilainya Triliun

Instagram Vs YouTube, Siapa yang Paling Besar Meraup Untung dalam Iklan? Yang Jelas Nilainya Triliun
IST
Instagram 

SURYAMALANG.COM - Jejaring media sosial Instagram dilaporkan memiliki pendapatan iklan hingga 20 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 273 triliun sepanjang tahun 2019.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan pendapatan iklan YouTube, yang hanya menghasilkan 15 miliar dollar AS (Rp 205 triliun) sepanjang tahun, atau sekitar 10 persen dari keseluruhan pendapatan Google.

Dihimpun KompasTekno dari The Verge, Rabu (5/2/2020), pendapatan iklan Instagram itu menyumbang lebih dari seperempat dari keseluruhan pendapatan Facebook pada tahun 2019.

Meski Instagram bukan penghasilan terbesar dari Facebook, namun bisa dikatakan bahwa Instagram memiliki kontribusi besar dari segi pendapatan.

Berbeda dengan YouTube, iklan yang muncul di Instagram bisa ditampilkan lewat instagram stories, feeds, dan explore tab.

Facebook
Facebook (BBC)

Dengan tiga pilihan penempatan iklan tersebut, hal itu justru membuat tim dari Instagram terus mencari cara bagaimana iklan dapat ditampilkan di antara konten penggunanya.

Bahkan diketahui bahwa, Instagram rela membayar kreator konten untuk platform IGTV mereka agar lebih menarik sehingga dapat mengundang daya tarik pengiklan untuk memasang iklannya.

Di sisi lain, CFO Alphabet Inc, Ruth Porat menilai bahwa biaya yang dikeluarkan oleh Instagram untuk membayar kreator konten pada platformnya itu masih lebih rendah dibanding biaya akuisisi konten YouTube, yang menghabiskan sekitar 8,5 miliar dollar AS (Rp 116 triliun).

Pencapaian 1 miliar pengguna aktif juga membantu Instagram untuk mendapatkan banyaknya pengiklan.

YouTube
YouTube (moneycontrol.com)

Dengan jumlah tersebut, hal itu memungkinkan dapat menarik perhatian lebih banyak pengiklan yang ingin menjangkau pengguna dalam jumlah yang lebih besar.

Facebook pun diketahui telah meningkatkan frekuensi iklan di Instagram dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu dinilai Facebook dapat membantu meningkatkan pendapatan perusahaan karena menganggap bahwa Feeds Facebook kini mengalami penurunan.

Untuk diketahui bahwa pada 2019, secara keseluruhan Facebook meraup pendapatan 70,7 miliar dollar AS (Rp 970 triliun), yang hampir semuanya berasal dari iklan.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved