Breaking News:

Sirkus Lumba-lumba Sekarang Illegal, Ini Rincian Lengkap Peraturan Baru dari KLHK

Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) dan Lembaga Konservasi (LK) memutuskan bahwa sirkus Lumba-lumba kini illegal.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
Foxnews
Sirkus Lumba-lumba dilarang 

SURYAMALANG.COM - Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) dan Lembaga Konservasi (LK) memutuskan bahwa sirkus Lumba-lumba kini illegal.

Peraturan baru terkait Sirkus Lumba-lumba ini resmi diumumkan pada Kamis 6 Februari 2020.

Dalam Peraturan itu diputuskan bahwa peragaan keliling satwa dilindungi lumba-lumba bersepakat bahwa kegiatan peragaan Lumba-Lumba di luar lingkungan LK dihentikan.

Kepala Sub Direktorat Pengawetan Jenis KLHK, Sri Mulyani mengatakan yang dimaksud peragaan lumba-lumba keliling adalah peragaan lumba lumba yang di bawa ke kota kota tertentu dan dilakukan peragaan selama beberapa hari kemudian berpindah ke kota lainnya.

"Jadi peragaan bukan di lokasi dimana Lembaga Konservasi dibangun dan diizinkan," ujarnya, Jumat (7/2/2020) saat dihubungi media.

Adapun Lembaga Konservasi yang berizin seperti dan melakukan peragaan di lokasinya, dalam artian tidak berkeliling (atraksi sirkus keliling) masih diperbolehkan dilakukan peragaan.

Sri Mulyani berujar, sejak tanggal 12 Juli 2018 telah ada kesepakatan yang ditandatangani oleh berbagai pihak perihal penghentian atraksi lumba-lumba keliling.

Diantaranya termasuk pemegang izin Lembaga Konservasi yaitu PT Wesut Seguni Indonesia (WSI), Taman Safari Indonesia, Taman Impian Jaya Ancol, CV Melka Satwa, PT Piayu Samudra Loka dan lembaga lain seperti Forum Lumba.

"PKBSI dan Kementerian LHK sepakat kegiatan peragaan keliling satwa lumba-lumba dihentikan sampai izin peragaan berakhir habis."

"Untuk Ancol sudah berakhir tanggal 23 Oktober 2019, untuk WSI berakhir tgl 5 Februari 2020," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved