Warga Pamekasan Menggelar Sumpah Pocong di Sampang, Ada Dugaan Santet

Keduanya melakukan sumpah pocong berawal dari dugaan santet yang dilakukan oleh Misjati.

Warga Pamekasan Menggelar Sumpah Pocong di Sampang, Ada Dugaan Santet
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Suasana saat sumpah pocong di Masjid Madegan Sampang, Jumat (7/2/2020). 

Lebih lanjut, Fahritanto mengaku khawatir ,dari pada didesanya ramai dan terjadi kericuhan hingga jatuh korban, pihaknya mengikuti kemauan kedua pihak.

"Sumpah pocong itu kemauan mereka tanpa adanya paksaan," ucapannya.

Sementara Kapolsek Tamberu, Pamekasan, Iptu Bambang Irawan, membenarkan bahwa dirinya bersama Kepala Desa Ponjenan Timur sudah melakukan mediasi selama tiga kali.

Namun salah satu pihak tetap keras untuk melakukan sumpah pocong tersebut.

Pihaknya memastikan selaku Kapolsek Tamberu untuk melakukan pengamanan agar tidak terjadi gejolak.

"Pasca pelaksanaan sumpah pocong, kami akan terus memantau agar kondisi terus kondusif," katanya.

"Sedangkan untuk sebelumnya Alhamdulillah  hingga sampai saat ini berjalan aman," imbuhnya.

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved