Breaking News:

Wanita Tewas Bersimbah Darah di Surabaya

Sosok Ibu Muda yang Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Surabaya

Rika Murni (32) tewas bersimbah darah di kamar kos Jalan Tambak Wedi Langgar, Surabaya, Jumat (7/2/2020) pukul 18.00 WIB.

Rika Murni (32) tewas di kamar kos Jalan Tambak Wedi Langgar, Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Rika Murni (32) tewas bersimbah darah di kamar kos Jalan Tambak Wedi Langgar, Surabaya, Jumat (7/2/2020) pukul 18.00 WIB.

Polisi menduga Rika tewas akibat menjadi korban pembunuhan.

Tapi, polisi belum menemukan senjata tajam (sajam) di sekitar lokasi.

“Kami masih dalami kasus ini,” kata Kompol Agus Ariyanto, PS Kapolsek Kenjeran kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (8/2/2020).

Diduga korban meninggal sekitar dua jam sebelum ditemukan.

“Sesuai hasil autopsi, korban meninggal antara pukul 15.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB,” sebut Ari.

Selama ini warga mengenak korban sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul.

Korban dan keluarganya tinggal di kamar kos berukuran 4 X 4 meter itu sejak tiga tahun lalu.

“Orangnya ramah dan grapyak. Selama ini tidak ada masalah,” ujar Harti, seorang warga.

Tak ada yang mengira jika Rika tewas dalam kondisi mengenaskan.

“Saat itu memang hujan deras, dan suasana kampung sedang sepi. Kami tidak menyangka korban meninggal begitu,” tandasnya.

Tetangga tidak mendengar suara jeritan atau teriakan mencurigakan sebelum Rika ditemukan tewas bersimbah darah.

Tetangga kos korban, Dadang mengatakan mayat Rika ditemukan setelah suami korban pulang kerja.

“Saat itu hujan deras, dan kondisinya sepi sekali. Tiba-tiba suami korban teriak.”

“Itu baru warga berkumpul. Saya juga membantu mengambil kain jarik untuk tutup jasad korban,” kata Dadang.

Dadang menuturkan dua anak korban masih di dalam kamar saat suami korban menemukan mayat Rika.

“Anak-anaknya masih di atas kasur,” tambahnya.

Dadang dan warga sekitar tidak mendengar teriakan atau tangisan korban maupun anaknya sebelum penemuan mayat itu.

“Kondisinya sepi sekali. Kan saat itu hujan lumayan lebat,” terang Dadang.

Dadang mengatakan adik laki-laki korban beberapa kali berkunjung ke kamar kos tersebut.

“Korban kan jualan pulsa, token listrik, mie goreng, dan sebagainya di depan kamar.”

“Saat pukul 12 .000 WIB, korban memasukkan semua dagangannya. Kadang adiknya itu yang membantu korban,” tandasnya.

Sebelumnya, Bocah berusia 4 tahun menjadi saksi dugaan pembunuhan Rika Murni (32) di kamar kos Jalan Tambak Wedi Langgar, Surabaya, Jumat (7/2/2020) malam.

Setiap harinya Rika tinggal bersama dua anaknya di kamar kos tersebut.

Sedangkan suaminya, Laksana Widi Putra (35) bekerja di Margomulyo mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

PS Kapolsek Kenjeran, Kompol Agus Ariyanto mengatakan bocah tersebut sempat cerita kepada Laksana.

“Bocah itu mengatakan kalau 'ada om masuk, pakai helm dan jaket hitam',” kata Ari.

Polisi masih mendalami setiap keterangan saksi atas dugaan kasus pembunuhan tersebut. 

“Tidak ada barang berharga milik korban yang hilang,” tandas Ari.

Sebelumnya, Laksana Widi Putra terkejut saat menemukan Rika Murni (32) tewas bersimbah darah di kamar kos.

Penemuan mayat korban bermula saat Laksana pulang ke rumah kos seusai bekerja di Margomulyo.

Sesampainya di kamar kos, Laksana curiga karena lampu kamar kosnya padam.

"Saat suami korban akan masuk ke kamar, pintu kamar itu sudah tidak terkunci. Karena gelap, suami korban menyalakan lampu, dan kaget saat melihat jasad istrinya bersimbah darah dengan isi perut terburai," kata Kompol Agus Ariyanto.

Melihat jasad istrinya mengenaskan, Laksana teriak meminta tolong warga.

Lalu penemuan mayat ini dilaporkan ke Polsek Kenjeran Surabaya.

"Kami diback up Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RSUD Dr Soetomo untuk keperluan Autopsi," kata Agus.

Sebelumnya, Rika Murni (32) diduga tewas dibunuh di kamar kos Jalan Tambak Wedi Langgar, Surabaya, Jumat (7/2/2020).

Polisi masih mendalami kasus dugaan pembunuhan terhadap ibu muda tersebut.

Sesuai hasil autopsi, Rika alami beberapa luka tusukan benda tajam.

Awalnya Rika dikabarkan tewas akibat bunuh diri.

Sesuai keterangan tiga saksi, polisi menduga Rika merupakan korban pembunuhan.

"Kami sudah periksa tiga saksi, yaitu dua tetangga korban dan suami korban," tandas Kompol Agus Ariyanto.

"Ada beberapa luka tusukan di dada dan perut korban," beber Ari.

Sebelumnya, Rika Murni (32) tewas bersimbah darah di kamar kos Jalan Tambak Wedi Langgar, Surabaya, Jumat (8/2/2020) malam.

Mayat Rika Murni pertama kali ditemukan suaminya, Laksana Widi Putra (35) setelah pulang dari bepergian.

Rika tewas terlentang di bawah tempat tidur ditemani dua anaknya yang masih balita berusia empat tahun dan delapan bulan.

Kompol Agus Ariyanto mengaku sudah menerima laporan penemuan mayat itu.

"Dugaan sementara, dia memang korban pembunuhan," kata Ariyanto.(M Firman)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved