Breaking News:

Video Pendaki Gerebek Pasangan Mesum di Tenda Bocor, Fiersa Besari Geram Soal Adegan Tarik Selimut

Video Pendaki Gerebek Pasangan Mesum di Tenda Bocor, Fiersa Besari Geram Soal Adegan Tarik Selimut

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Kolase SURYAMALANG.COM/Instagram
Video Pendaki Gerebek Pasangan Mesum di Tenda Bocor, Fiersa Besari Geram Soal Adegan Tarik Selimut 

SURYAMALANG.COM - Bocor di media sosial video pendaki yang menggerebek pasangan muda-mudi yang tengah mesum di dalam tenda saat nge-camp di gunung

Dalam video yang beredar terlihat beberapa orang menggerebek pasangan yang mesum di dalam tenda sembari menarik selimut yang digunakan. 

Alhasil, bagian tubuh sang wanita yang masih tanpa busana pun terekspos di hadapan para pendaki lainnya. 

Penulis dan musisi Fiersa Besari sampai geram dengan tindakan para pendaki yang menggerebek dengan cara brutal dan menyebar luaskan video tersebut. 

Video Pendaki Gerebek Pasangan Mesum di Tenda Bocor, Fiersa Besari Geram Soal Adegan Tarik Selimut
Video Pendaki Gerebek Pasangan Mesum di Tenda Bocor, Fiersa Besari Geram Soal Adegan Tarik Selimut (Instagram)

Belum lama ini, beredar video penggerebekan sepasang muda-mudi yang tengah berbuat mesum di sebuah gunung. 

Video tersebut beredar begitu cepat di media sosial seperti twitter, dan instagram sejak Sabtu (7/2/2020) pagi.

Dalam video yang beredar, terlihat para pendaki gunung lainnya membuka pintu tenda secara paksa dan mendapati seorang laki-laki dan perempuan di dalam tenda itu.

Nampaknya sepasang muda-mudi tersebut baru saja melakukan agedan mesum sehingga keduanya nampak masih berpakaian seadanya. 

Pasangan remaja itu kepergok sedang melakukan tindakan asusila di dalam tenda.

Tindakan yang dilakukan keduanya kemudian diketahui oleh pendaki lainnya.

Melihat hal itu, para pendaki lainnya kemudian menghampiri dan menggerebek isi tenda.

Dilihat dari video yang beredar di media sosial, pasangan itu berada di dalam tenda berwarna merah.

Kemudian terlihat beberapa pria di luar tenda melihat keduanya yang tampak setengah telanjang.

Bahkan ada pria yang ikut masuk ke tenda dan duduk di dekat pasangan mesum tersebut.

Sang wanita yang ada di dalam tenda terdengar merintih meminta mereka untuk pergi.

Wanita berambut panjang itu tampak menutupi tubuhnya dengan selimut.

Sementara pria yang ada di tenda bersamanya tampak tidak mengenakan baju.

Mendengar sang wanita berbicara, pria di luar tenda yang mengenakan topi dan kaus belang-belang tampak naik pitam.

Tanpa aba-aba, pria itu menarik selimut sang wanita dan terlihat wanita itu tidak mengenakan pakaian.

Ia hanya mengenakan jaket untuk menutupi bagian atas tubuhnya.

Melihat sang wanita setengah telanjang, pria yang ada di dalam tenda kemudian berusaha menutupi.

Ia menutupi tubuh si wanita dengan kausnya, kemudian sang wanita membalikkan badannya dan hendak mengenakan pakaian.

Bukannya memberikan ruang untuk keduanya berpakaian, pria yang ada di luar tenda malah terus menyaksikan keduanya yang terlihat susah payah menutupi tubuhnya.

Terdengar pria yang ada di luar membentak kedua pasangan tersebut.

"Makanya jangan hubungan badan di sini," kata pria berbaju belang sambil menarik selimut.

"Malah telanjang," kata pria lainnya.

Kemudian kedua pasangan itu juga diminta untuk segera mengenakan pakaian mereka dan mengemasi barang untuk turun gunung.

Bahkan, aksi itu juga direkam dan diposting di media sosial.

Tak ayal, video itu langsung viral dan jadi perbincangan di kalangan pendaki dan netizen di media sosial.

Melansir dari Serambinews.com, peristiwa itu diduga terjadi di kawasan pegunungan Sumatera Utara.

Hal ini berdasarkan bahasa dan logat yang terdengar di video tersebut.

Tak hanya itu, ada beberapa akun di YouTube menuliskan jika adegan mesum tersebut terjadi di kawasan Sibolangit, Deli Serdang. 

Hingga kini video tersebut sudah tersebar di media sosial facebook, instagram, dan twitter.

Bahkan video tersebut sudah diunggah beberapa akun youtube.

Ada beberapa akun twiter dan instagram yang sempat menunggah video itu, kini sudah menghapusnya.

Ada juga akun yang mengunggah video itu, namun sudah disensor gambar maupun suara (percakapannya).

Belum diketahui siapa yang merekam video tersebut.

Setelah viralnya video mesum di gunung tersebut, banyak pendaki gunung yang mengecam aksi tidak pantas tersebut.

Warganet beramai-ramai mengutuk aksi mesum tersebut, namun juga mengecam aksi penarikan selimut secara paksa, lalu merekam hingga menyebarluaskan video itu tanpa disensor

Musisi dan penulis Fiersa Besari ikut buka suara soal video pasangan remaja yang mesum di gunung.

Menurut Fiersa Besari, mesum di gunung memang perbuatan yang salah, namun merekam dan menyebarkan video juga lebih salah.

Ia pun menyoroti adegan tarik selimut yang mengakibatkan sebagian tubuh si wanita terlihat.

Sebagai seorang yang sering naik gunung, Fiersa Besari mengaku sedih dengan adanya video tersebut.

Menurutnya melakukan perbuatan mesum di gunung itu salah, tapi yang dilakukan orang-orang di luar tenda itu jauh lebih salah.

"Entah Kawan-kawan sudah atau akan melihatnya,

tapi sedang beredar video penggerebekan pasangan mesum di tenda.

Sedih sih.

Mesum di gunung itu salah.

Tapi, menurut saya, selimut ditarik paksa, pelakunya dipermalukan, direkam, lalu di-upload ke medsos, itu jauh lebih salah," tulis Fiersa Besari di Twitter, Sabtu (8/2/2020).

Warganet beramai-ramai mengutuk aksi mesum tersebut, namun juga mengecam aksi penarikan selimut secara paksa, lalu merekam hingga menyebarluaskan video itu tanpa disensor.

"Betul. Apalagi di tarik selimut seperti itu. Harusnya di kasih kesempatan buat berpakaian dlu. Okelah mereka salah, tp yg ngerekan nyebar dan narik selimutnya itu lebih salah sih menurutku," tulis akun @Rekkayeye.

"Iya bung, itu juga yang saya sesalkan. Mereka memang salah, tapi bukan berarti kita bisa seenaknya menindak dengan cara yang salah juga kan.
Sama seperti kolom komentarnya juga, banyak dari mereka berkomentar soal etika, tapi tidak tau cara beretika," tulis akun @hanyaaksara.

"Revenge porn. Mempermalukan manusia yang salah biar dunia tau itu cara paling buruk buat memberi pelajaran. Krisis empati dan tinggi ego," tulis akun @@wdytn_.

"Saya sudah lihat, videonya beredar di fb dan ig. Saya setuju tindakan ketika selimut ditarik, lalu rekaman diupload di medsos itu tindakan yang salah. Tentunya yang mesum di tenda juga jelas-jelas salah," tulis akun @babardhi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved