Kota Batu

Siswa MAN Kota Batu Gelar Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Siswa MAN Kota Batu Gelar Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Siswa MAN Kota Batu Gelar Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
GELEM for SURYAMALANG.COM
Gerakan Literasi Madrasah (GELEM) di Alun-Alun Kota Batu, Minggu (9/2/2020). 

SURYAMALANG, BATU - Para siswa MAN Kota Batu mengadakan acara rutin Taman Bacaan di Alun-Alun Kota Batu, Minggu (9/2/2020). Kegaitan itu bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN).

Koordinator Gerakan Literasi Madrasah (GELEM), Rini Waraswati menjelaskan, ada kaitan yang sangat erat antara makna literasi dan pers itu sendiri.

“Masyarakat sehat terlahir dari pembentukan pola pikir yang positif yang didapat melalui informasi-informasi yang baik. Sementara informasi yang baik bisa didapat dari jurnalis yang baik pula,” ujar Rini, Minggu (9/2/2020).

Dijelaskannya, taman bacaan literasi MAN Kota Batu berupaya ikut mewujudkan harapan dari pers nasional yaitu “menghadirkan banyak informasi kebaikan”.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah berusaha memberikan informasi pada masyarakat tentang Kota Batoe Tempo Doeloe.

“Mungkin informasi yang ada belum cukup lengkap karena informasi yang diberikan masih sebatas Batoe Tempo Doeloe dari beberapa galeri foto yang menonjolkan perubahan pembangunan Alun-alun Kota Batu dari tahun ke tahun,” katanya.

Para ssiwa juga menunjukkan galeri foto dolanan anak jaman dulu, seperti engklek, semprengan, krupu’an, bentengan, dakon, layangan, jumprit singit, bik’tor, egrang, dll.  Informasi dari galeri foto tersebut, sedikit banyak akan membawa pikiran yang melihat ke masa lalu Kota Batu.

“Taman bacaan masih setia dengan koleksi buku bacaan buat masyarakat, baik buku umum, karya guru, maupun karya siswa MAN Kota Batu,” imbuhnya.

Di sisi lain taman bacaan,  ada kegiatan Kampanye Peduli Lingkungan Hidup dari Tim Adiwiyata MAN Kota Batu, yaitu sosialisasi konservasi air dan energi, pameran hasil daur ulang, dan aksi pungut sampah.

Rini berharap MAN Batu bisa lebih dikenal luas masyarakat yang peduli terhadap gerakan komservasi sumber air. Hubungan antara kegiatan literasi dan kampanye lingkungan sangat erat.

Literasi menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran peserta didik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Apalagi sejak anak-anak sekolah, kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sangat penting.

“Kami terus menumbuhkann budaya literasi dengan terus berkarya melalui tulisan yang banyak membahas isu-isu lingkungan di sekolah,” papar Rini.

Menurut Rini, Alun-alun seperti “The Real Laboratory” bagi kegiatan siswa dan guru dalam mengembangkan pengetahuan di madrasah untuk dibagikan kepada masyarakat.

Acara tersebut juga disemarakkan dengan penampilan siswa kelas X dalam rangka ujian praktik musik tradisi Islami yang menghibur para pengunjung Alun-Alun Kota Batu.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved