Breaking News:

Kabar Madiun

Kisah Pilu Cewek SMP di Madiun Hamil dan Melahirkan, Kenakalan Ayah Tiri Sempat Ditutupi Ibu Kandung

Kisah Pilu Cewek SMP di Madiun Hamil dan Melahirkan, Kenakalan Ayah Tiri Sempat Ditutupi Ibu Kandung

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Rahadian Bagus/IST
Cewek SMP di Madiun hamil dan melahirkan bayi perempuan setelah disetubuhi ayah tiri. Insert: ilustrasi korban. 

Anak tiri tersebut berusia 14 tahun berinisial PI, artinya si korban masih berstatus sebagai anak di bawah umur.

Pelaku HA dilaporkan ayah kandung korban ke Polsek Kebonsari, Madiun, Rabu (5/2/2020) kemarin.

Kapolsek Kebonsari, AKP Sunu Budiarto, ketika dikonfirmasi, Kamis (6/2/2020) membenarkan laporan ini.

"Dari pihak keluarga perempuan sudah mengakui. Yang melaporkan bapak kandung korban yang sudah cerai dengan ibu kandung korban," katanya.

Dia menuturkan, saat ini, pelaku sudah dibawa ke Polsek Kebonsari untuk diperiksa.

"Yang bersangkutan baru dimintai keterangan, nanti kalau sudah lengkap saya sampaikan," katanya.

Peristiwa persetubuhan ini diperkirakan terjadi sejak setahun yang lalu.

Akibat persetubuhan tersebut, gadis di bawah umur ini hamil, hingga melahirkan bayi perempuan di sebuah rumah sakit di Kabupaten Madiun.

Sunu menuturkan, peristiwa persetubuhan ini awalnya sempat ditutup-tutupi oleh ibu kandung korban, lantaran malu dengan saudara dan tetangga.

Namun, sejumlah tetangga akhirnya mengetahui setelah korban hamil dan melahirkan.

Hingga akhirnya, kabar tersebut terdengar ayah kandung korban.

Lantaran tidak terima anaknya yang masih Siswi SMP dicabuli, ayah kandung korban melapor ke Polsek Kebonsari.

Ia menambahkan, kasus ini sekarang masih dalam proses penyelidikan pihak Polsek Kebonsari.

Korban yang masih di bawah umur juga mendapat pendampingan dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Madiun.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (www.essentialbaby.com.au)

Korban Akan Mendapat Pendampingan

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Madiun, akan memberikan pendampingan korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya, HA (42).

"Kami lakukan penjangkauan, pendampingan hari ini langsung dilakukan. Untuk proses hukum kami dampingi," kata Kepala DP2KBP3A Kabupaten Madiun, Siti Zubaidah, saat dikonfirmasi, Senin (10/2/2020) siang.

Zubaidah mengatakan, DP2KBP3A akan berkoordinasi dengan UPPA Polres Madiun. Pendampingan tidak hanya diberikan kepada korban, tetapi juga anak korban dan juga ibu kandung korban.

Selain memberikan pendampingan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memberikan hak anak dan termasuk pendidikan kepada korban.

"Itu bertahap dulu, posisi anak saat ini kita lihat kondisinya terlebih dahulu. Untuk pemenuhan hak-hak anak yang lain tetap kami fasilitasi dan komunikasikan dengan lembaga yang mempunyai kewenangan," imbuhnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved