Monitor KPU yang Rusak di Jatim Park 1 Kota Batu Merupakan Aset Milik Negara

Kerusakan yang terjadi terhadap monitor itu juga disebut sebagai perusakan terhadap aset milik negara.

Monitor KPU yang Rusak di Jatim Park 1 Kota Batu Merupakan Aset Milik Negara
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Ketua KPU Mardiono (tengah) didampingi Komisioner Marlina dan Thomi Rusy Diantoro saat menjelaskan tentang monitor yang rusak 

SURYAMALANG.COM, BATU – Ketua KPU Batu Mardiono menyebut monitor milik KPU Batu di Jatim Park 1 sebagai aset milik negara.

Kerusakan yang terjadi terhadap monitor itu juga disebut oleh Mardiono sebagai perusakan terhadap aset milik negara.

Perusakan terhadap aset negara bisa berujung pada proses hukum pidana.

Monitor KPU Batu di RPPN Jatim Park 1 Rusak Setelah 10 Hari Diresmikan, Harganya Hampir Rp 10 Juta

Korban Perundungan MS Akhirnya Pulang, Meninggalkan Rumah Sakit, Ingin Segera Bersekolah Kembali

Manajemen Arema FC Ungkap Penyebab Tak Target Tim Jadi Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Namun, Mardiono mengajak agar peristiwa tersebut diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Kami sudah catatkan barang ini aset milik negara. Kejadian ini adalah dugaan perusakan terhadap aset negara,” terang Mardiono, Senin (10/2/2020).

Ada dua unit monitor yang dipasang di Jatim Park 1. KPU Batu memiliki Rumah Pintar Pemilu Nasional (RPPN) di Jatim Park 1.

Layar monitor tersebut bermerk Panasonic dengan ukuran 55 inchi. Selain monitor yang rusak, layar sentuhnya juga rusak.

Data yang dipaparkan oleh KPU Batu, harga Panasonic yang rusak senilai Rp 8.540.000. Sedangkan perangkat layar sentuh yang rusak harganya Rp 9.750.000. Harga tersebut sudah termasuk pajak.

Pengunjung bisa mengakses informasi penyelenggaraan pemilu, mekanisme dana kampanye, serta sistem pencalonan. Keberadaan alat tersebut dengan harapan agar KPU bisa menyampaikan informasi jelas kepada publik.

Rumah Pintar Pemilu Nasional (RPPN) di Jatim Park 1 diresmikan pada 24 Januari 2020.

Ketua KPU RI, Arief Budiman meresmikan langsung RPPN. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved