Pemkot Batu Berencana Ubah Tarif Retribusi Pasar, Terakhir Perubahan Perda di Tahun 2010

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, retribusi pasar perlu diperbaharui karena sudah sembilan tahun tidak diubah.

Pemkot Batu Berencana Ubah Tarif Retribusi Pasar, Terakhir Perubahan Perda di Tahun 2010
SURYAMALANG.COM/HUMAS PEMKOT BATU DANIEL
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan wakilnya, Punjul Santoso berdiskusi saat paripuran di DPRD Batu, Senin (10/2/2020). 

Ia hanya menegaskan, perubahan tarif untuk kepentingan masyarakat luas.

“Yang jelas semua itu kepentingannya untuk memberikan fasilitas yang lebih baik. Seperti sarana dan prasaran ketika tidak ada regulasi yang jelas, akan terjadi tarik ulur sehingga yang dirugikan masyarakat,” terangnya.

Tarif retribusi pasar sesuai Perda No 16 Tahun 2010 terbagi ke dalam tiga golongan.

Golongan A tarifnya Rp 200 per meter persegi. Golongan B tarifnya lebih murah yakni Rp 160 per meter persegi. Sedangkan Golongan C tarifnya Rp 120 per meter persegi.

Pendapatan target retribusi dari pasar pelataran pada 2019 mencapai Rp 592 juta dari target Rp 580 juta.

Target dari kios Rp 425 juta terealisasi Rp 318 juta. Sedangkan untuk pedagang yang menempati tempat los dari target Rp 8.3 juta terealisasi Rp 29 juta. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved