Breaking News:

Pilbub Malang

Sikap Partai Demokrat dan PDI Perjuangan Pada Pilbup Malang 2020, Tunggu di Bulan Maret

Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari menerangkan rekomendasi nama dari DPP PDIP dalam Pilkada 2020 Kabupaten Malang akan keluar pada bulan Maret

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pencoblosan Pemilihan Bupati Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Malang bakal menentukan sikap di Pemilihan Bupati Malang 2020 pada bulan Maret mendatang.

"Kami akan menetukan sikap politik terhadap Pilkada Kabupaten Malang tahun 2020, deadline-nya bulan depan atau paling akhir bulan 3 (Maret 2020),” ujar  Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang, Ir H Ghufron Marzuqi ketika dikonfirmasi.

Ghufron menerangkan, pihaknya belum bisa berspekulasi lebih jauh terkait arah politiknya partainya.

Kesiapan Fisik Arema FC Baru 70 Persen, Tetap Bertekad Menang di Pertandingan Piala Gubernur Jatim

Bill Gates Rogoh Kocek Senilai Rp 8,8 Triliun untuk Beli Kapal Mewah Bertenaga Hidrogen Cair

Bocah Karangploso Malang Hilang, Diduga Hanyut ke Sungai di Desa Nglijo dan Belum Ditemukan

"Arah politik partai Demokrat pada Pilkada 2020, baik yang konvensi maupun yang tidak, sama-sama masih wait and see ya," ujar Ghufron.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari menerangkan rekomendasi nama dari DPP PDIP dalam Pilkada 2020 Kabupaten Malang akan keluar pada bulan Maret mendatang.

"InsyaAllah keluar pada bulan Maret mendatang," ujar Untari.

Untari berharap siapa nantinya yang akan terpilih, bisa meraih kemenangan pada Pilbup Malang 2020.

"Semoga kami menang. Kami ingin jadi pemenang  di Kabupaten Malang," bebernya.

Di sisi lain, salah satu pendaftar Calon Bupati Malang lewat PDI Perjuangan, Hasan Abadi tetap optimis sembari menunggu rekomendasi.

Ambisi Rektor Universitas Islam Raden Rahmat guna maju dalam Pemilihan Bupati Malang 2020, masih belum pupus.

Hasan bahkan pernah mendaftar jadi Calon Bupati Malang lewat PDI Perjuangan dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

"Saya masih optimis. Target memang jadi N1 (Cabup Malang). Sampai sekarang belum ada rekom. Memang saya telah mendaftar di PDIP dan Nasdem," katanya.

Pendaftar lain yakni, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono memilih fokus menjalani profesinya di Pemerintah Kabupaten Malang.

Padahal, pria bergelar Magister Teknik itu sebelumnya santer disebut-sebut maju dalam Pilbup Malang 2020 karena mendaftar Calon Bupati Malang lewat Partai PDI Perjuangan.

"Fokus menjabat Sekda di Pemerintah Kabupaten Malang," kata Didik.

Didik enggan berkomentar terkait kelanjutan pemberian rekom dari PDI Perjuangan atas pendaftarannya itu. Lagi-lagi, ia memilih fokus pada pekerjaannya sebagai Sekretaris Daerah.

"Fokus saja di pemerintahan saja," kata dia.

Sebagai informasi, Didik pernah menyambangi Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang pada September 2019. Saat itu, Didik mendaftar sebagai Calon Bupati Malang. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved