Breaking News:

Nasional

Cewek ABG Dicekoki Miras Mantan Pacar & Teman, Tewas Seusai Diperkosa di Kebun Tomat, Wajah Dirusak

Cewek ABG di Cimahi Dicekoki Miras Mantan Pacar dan Temannya, Tewas Seusai Diperkosa di Kebun Tomat, Wajah Dirusak

Editor: eko darmoko
IST/YouTube
Ilustrasi cewek ABG di Cimahi diperkosa mantan pacar dan temannya di kebun tomat hingga tewas. 

SURYAMALANG.COM - Cewek ABG di Cimahi dicekoki minuman keras (miras) oleh mantan pacar dan temannya, kemudian diperkosa secara brutal hingga meninggal dunia.

Cewek yang berstatus sebagai anak di bawah umur ini sebelum meninggal dunia sempat koma selama dua pekan lebih.

Kakak korban, MAS mengatakan, korban meninggal sekitar pukul 10.30 WIB, Rabu (12/2/2020) di ruangan perawatan RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Menurut MAS, korban sempat sadar dua hari lalu, bahkan sempat menjawab ketika ditanya.

"Sempet sadar dua hari kemarin," kata MAS di rumah duka, Jalan Baros Utama, Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Rabu (12/2/2020).

Kondisi korban ini terbilang cukup parah setelah dianiaya dan diperkosa yang sebelumnya dicekoki minuman keras.

Kapolres Cimahi, AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki, dalam rilis kasus pemerkosaan terhadap cewek ABG, Jumat (7/2/2020).
Kapolres Cimahi, AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki, dalam rilis kasus pemerkosaan terhadap cewek ABG, Jumat (7/2/2020). (KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)

Saat ditemukan pada Rabu, 29 Januari 2020, malam, kondisi korban dalam keadaan tak sadarkan diri di sebuah perkebunan, di Kampung Pamoyanan, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Dalam keadaan tak berdaya, korban lantas dievakuasi ke rumah sakit Cibabat untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan sampai akhirnya menangkap kedua pelaku, yakni Nanang alias Onang (27) dan NN di kota Cimahi pada Kamis, 7 Februari 2020.

Pihak keluarga meminta pelaku untuk dihukum seberat-beratnya.

"Kita minta untuk diotopsi dan kita ingin pelaku dihukum seberat-beratnya," kata MAS.

Otopsi jenazah korban rencananya dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

Setelah proses otopi selesai dilakukan, keluarga berencana memakamkan korban di pemakaman umum Baros, Kota Cimahi.

Kapolres Cimahi AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki menjelaskan, korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi pingsan dan terluka parah di sebuah kebun tomat di Kampung Warung Muncang, Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Rabu (29/1/2020) malam.

"Kondisinya dalam keadaan terluka dan pingsan," kata Yoris saat rilis penangkapan di Mapolres Cimahi, Jumat (7/2/2020).

Yoris mengatakan, sebelumnya, korban dan mantan pacarnya, NN, janjian di RS Cibabat dan kemudian pergi berboncengan dengan menggunakan motor untuk bertemu Nanang di wilayah Cipageran.

Nanang dan korban ini sebelumnya tak saling kenal sampai akhirnya dikenalkan NN.

Setelah bertemu, Nanang kemudian meminta NN untuk membeli minuman keras.

Korban kemudian dicekoki minuman keras sampai pingsan.

Dalam kondisi mabuk, NN melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.

Namun syahwat Nanang pun tak terbendung, ia kemudian meminta NN untuk membelikan rokok dan makanan.

Tak lama, Nanang mengajak korban ke kebun tomat dan melampiaskan nafsu bejatnya.

Korban saat itu sempat melawan namun dipukuli dan ditusuk dengan batang bambu di wajahnya hingga tak berdaya.

"Korban dipukul lalu ditusuk dengan batang bambu di wajahnya, dan disetubuhi sebanyak tiga kali," kata Yoris.

Untuk menutupi jejaknya, Nanang menutupi korban dengan tumpukan bilah bambu dan meninggalkan gadis malang yang masih bersimbah darah.

Korban ditemukan Rabu malam dalam kondisi tak sadarkan diri.

Polisi yang mendapatkan laporan tersebut kemudian mengevakuasi korban untuk dirawat medis di RS Cibabat.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan sampai akhirnya menangkap kedua pelaku di kota Cimahi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 80 dan 81 UU Perlindungan Anak dan Pasal 76 Perlindungan Anak.

"Ancaman pidana paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun," kata Yoris.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved