Geram Banjir Masih Saja Terjadi, Wali Kota Malang Sutiaji Perintahkan GASS Tiap Hari

Banjir yang masih terjadi di sejumlah daerah di Kota Malang, Senin petang (10/2) membuat geram Wali Kota Malang, Sutiaji. Program GASS belum optimal.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN –  Banjir yang masih terjadi di sejumlah daerah di Kota Malang alami, Senin petang (10/2/2020) membuat geram Wali Kota Malang, Sutiaji.

Program Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) yang telah dirintis beberapa waktu lalu masih belum berdampak optimal mencegah banjir.

“Sebenarnya kami sudah keliling dan mengurai sampah.”

“Tapi banjir yang kemarin itu gara-gara drainase tersumbat sampah. Ini yang akan kami perbaiki,” ucap Wali Kota Malang, Sutiaji, Selasa (11/2/2020) kepada SURYAMALANG.COM.

Banjir tersebut terjadi di wilayah Tunjung Sekar, Dinoyo (Sardo), Mojolangu, dan Blimbing (Carrefour).

Bahkan, sebuah mobil sedan Mitsubishi Lancer milik seorang warga hanyut terbawa arus air di daerah Tanjung Sekar.

Padahal intensitas hujan pada sore itu tidak begitu deras, dan hujan tidak berlangsung begitu lama.

Beberapa waktu, warga melalui program GASS sudah melakukan giat bersih-bersih di daerah Blimbing (sekitar pusat perbelanjaan Carrefour).

Akan tetapi, tiap hujan deras di daerah tersebut masih banjir. Ketinggian banjir sekitar 10-15 sentimeter atau di atas mata kaki orang dewasa.

Untuk itu, Sutiaji memerintahkan agar GASS ini tidak cuma dilaksanakan pada hari Rabu atau Jumat saja.

Halaman
123
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Hesti Kristanti
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved