Breaking News:

Pasar Sayur Kota Batu Akan Diresmikan 17 Februari 2020, Berikutnya Renovasi Pasar Besar

Setelah diresmikan, rencananya juga akan dilakukan pagelaran wayang kulit pada 19 Februari 2020.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Pasar Sayur Kota Batu yang baru saja selesai dibangun pada awal 2020 

SURYAMALANG.COM, BATUPasar Sayur Kota Batu rencananya akan diresmikan pada 17 Februari 2020.

Rencana peresmian pasar sayur yang baru tuntas pembangunannya itu disampaikan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Dewanti bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengunjungi Pasar Sayur, yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Batu dari Pengembang Pasar, Rabu (12/02/2020).

3 Bocah Tenggelam di Sungai Pucang Ternyata Adalah Siswa SMPN 5 Sidoarjo, Belum Ditemukan

Pabrik Sabu di Taman Dayu Prigen Pasuruan Dibongkar Polisi, Tiap Hari Memproduksi 200 Gram Sabu

Curhatan Mantan Manajer Lucinta Luna, Kenang Masa-masa Jaya Sampai Akhirnya Diadu Domba dan Berpisah

“Alhamdulillah pasar sudah dibilang 95 persen siap. Bangunannya tampaknya bagus dan itu sudah diuji. Tanggal 17 insha Allah akan diresmikan,” ujar Dewanti, Rabu (12/2/2020).

Dewanti mengatakan kalau sebetulnya pedagang sudah bisa memakai pasar yang baru selesai dibangun.

Namun harus menunggu peresmian terlebih dahulu sebelum ditempati.

Saat peresmian nanti, akan dilakukan undian untuk menentukan tempat jualan.

Setelah diresmikan, rencananya juga akan dilakukan pagelaran wayang kulit pada 19 Februari 2020.

“Sebetulnya sekarang pun sudah bisa, tapi belum diresmikan. Peresmian nanti sekaligus pengambilan jatah lapak. Pedagang pasar sayur bisa berkomunikasi baik dengan kami sehingga bisa disepakati penempatan kios dengan undian. Jadi betul-betul obyektif dan tidak pilih kasih,” kata Dewanti.

Kader PDI Perjuangan itu juga mengatakan kalau dalam waktu dekat akan dilakukan renovasi Pasar Besar.

Renovasi Pasar Besar menggunakan dana dari Pemerintah Pusat.

Namun Dewanti tidak menjelaskan berapa banyak dana yang akan digunakan untuk merenovasi Pasar Besar.

Dalam Lampiran Peraturan Presiden Republik Indonesia No 80 Tahun 2019 pembangunan Pasar Induk Kota Batu menelan biaya Rp 200 M dari APBN.

Pemkot Batu akan mempertimbangkan relokasi pedagang ketika pasar diperbaiki.

“Akan ada pembangunan yang pasar besar. Dananya dari pusat. Kami akan pertimbangkan kira-kira relokasinya ke mana. Itu masih dalam wacana,” kata Dewanti. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved