Kementerian PPPA Perkuat Sistem Perlindungan di Sekolah, Rumah dan Lingkungan Anak, Cegah Bullying

Untuk perlindungan pada rumah dan keluarga, di Kota Malang sendiri sudah memiliki Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

Kementerian PPPA Perkuat Sistem Perlindungan di Sekolah, Rumah dan Lingkungan Anak, Cegah Bullying
TRIBUN JATIM/Kukuh Kurniawan
Asdep Bidang Perlindungan Anak Dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian PPPA, Valentina Ginting saat ditemui di kantor Dinas Sosial, P3AP2KB Kota Malang, Kamis (13/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Untuk mencegah perundungan atau bullying, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) meminta perkuat sistem perlindungan baik di sekolah, rumah, dan lingkungan anak.

Asdep Bidang Perlindungan Anak Dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian PPPA, Valentina Ginting mengatakan pencegahan tetaplah menjadi poin penting yang jadi perhatian. 

"Proses pencegahan yaitu memperkuat sistem perlindungan baik di sekolah, rumah, dan lingkungan anak. Dan kita sudah melakukannya dengan berbagai kementerian lainnya," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM, Kamis (13/2/2020).

Arema FC Menang Lagi, Pasti Melenggang Ke Semifinal Setelah Kalahkan Persela dengan Skor 3-1

Pernikahan Sule Bakal Digelar April 2020, Putri Delina Ungkap Sosok yang Akan Jadi Ibu Sambungnya

Video Viral di Sampang, Seorang Pria Telanjangi Wanita di Pinggir Jalan Raya

Ia menjelaskan contohnya adalah pada sekolah, di mana pihak Kementerian Pendidikan telah mendukung penuh pihaknya.

"Semua keputusan dari Kementerian Pendidikan sejak 2015, telah memberikan panduan menghindari kasus kekerasan di lingkup sekolah. Dan kita pun sudah membuat dan menjadikannya program prioritas nasiona dengan apa yang disebut disiplin positif," bebernya.

Disiplin positif adalah metode di mana harus ada interaksi baik kepada murid dan gurunya.

"Karena selama ini hanya satu jalur saja, dimana guru tidak pernah memikirkan apa kemauan dari muridnya. Contoh murid terlambat, guru harus menanyakan kenapa murid itu terlambat. Dan itu sangatlah penting karena bila ditanamkan hal tersebut, maka kasus perundungan tidak pernah terjadi," jelasnya.

Sementara itu, untuk perlindungan pada rumah dan keluarga, di Kota Malang sendiri sudah memiliki Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

"Dengan hal itu maka orang tua bisa mendidik dan mendekatkan kepada anaknya dengan benar. Karena anak saat ini merupakan anak generasi milenial," kata Valentina,

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved