Piala Gubernur Jatim

Pulang Tanpa Gelar Juara, Sabah FA Akui dapat Banyak Pelajaran di Piala Gubernur Jatim 2020

Sabah FA masih akan bertanding satu kali lagi melawan Persela Lamongan, tim yang juga tidak lolos ke semi final, pada Sabtu (15/2/2020) besok sore

Pulang Tanpa Gelar Juara, Sabah FA Akui dapat Banyak Pelajaran di Piala Gubernur Jatim 2020
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Kurniawan Dwi Yulianto (tengah) pelatih Sabah FA saat memberi keterangan pers jelang laga Arema FC Vs Sabah FA, Senin (10/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sabah FA dipastikan pulang ke Malaysia tanpa gelar juara turnamen Piala Gubernur Jatim 2020.

Tim promosi Liga Super Malaysia itu tidak lolos ke babak berikutnya, karena menelan kekalahan dalam dua laga berturut-turut, melawan Arema FC dan Persija Jakarta.

Walaupun sudah tak ada harapan lolos, Sabah FA masih akan bertanding satu kali lagi melawan Persela Lamongan, tim yang juga tidak lolos ke semi final, pada Sabtu (15/2/2020) besok sore di Stadion Kanjuruhan.

Meski gagal, pelatih Sabah FA Kurniawan Dwi Yulianto mengaku kedatangan mereka ke Indonesia untuk uji coba lawan Persebaya dan mengikuti turnamen ini, tidaklah sia-sia.

Baginya banyak manfaat yang didapatkan timnya sebelum berlaga di kompetisi resmi bulan Maret mendatang.

"Kami mendapat banyak sekali pelajaran dan manfaat selama berlaga di sini. Kami menghadapi tim-tim besar di Liga 1, yang tentu secara permainan dan tekanan akan kami alami saat kompetisi di Liga Super Malaysia nanti," kata Kurniawan Dwi Yulianto, Jumat (14/2/2020).

"Di Malaysia, tim-tim yang akan kami hadapi tentu tak jauh beda dari Arema dan Persija. Baik secara tekanan maupun dukungan. Jadi kami benar-benar mendapat ilmu dari sini," tambahnya.

Dari penampilan timnya selama bermain di Pilgub Jatim Grup B, Kurniawan Dwi menilai jika timnya masih belum sempurna. Sebab beberapa kesalahan masih dilakukan para pemainnya. Khususnya pada sektor depan dan belakang.

"Tim kami banyak menciptakan pelang tapi gagal di finishing touch. Lalu pemain kami juga masih melakukan kesalahan-kesalahan sendiri yang berujung kebobolan. Tentunya ini jadi bahan evaluasi dan pembelajaran kami, agar tidak terjadi lagi," jelasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved