Lapas Lowokwaru Malang di Ngajum Akan Dijadikan Sarana Asimilasi dan Edukasi Bagi Warga Binaan

Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) menjadi konsep dalam pembangunan Lapas Kelas I Lowokwaru Malang yang berada di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Lapas Lowokwaru Malang di Ngajum Akan Dijadikan Sarana Asimilasi dan Edukasi Bagi Warga Binaan
SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
Kalapas Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna saat mendampingi kunjungan Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Jawa Timur, Krismono di Sarana Asimilasi dan Edukasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, pada Sabtu (15/2/2020). 

Saat ini, sudah ada enam warga binaan yang ditempatkan di SEA.

Mereka sementara ini diperbantukan untuk membantu proses pembangunan.

Dalam proses pembangunan ini, Lapas Lowokwaru juga dibantu oleh warga sekitar dan warga binaan yang memang ahli di bidang pembangunan.

Akan tetapi, warga binaan yang diperbantukan tersebut tidak menginap di SEA.

Namun setiap harinya dipulangkan kembali ke Lapas Lowokwaru Malang.

"Jadi WB yang memiliki keahlian dalam bidang perkayuan kami tempat di sana. WB yang ahli dalam bidang pengelasan juga kami perbantukan. Dan itu masih sementara saja karena proses pembangunan," ucapnya.

Proses awal pembangunan SEA ini sebenarnya sudah dikerjakan pada tahun 2016 lalu, sewaku Kalapas Lowokwaru Malang dijabat oleh Krismono.

Krismono menyampaikan, bahwa dana yang digunakan dalam pembangunan SEA menggunakan dana pelatihan senilai Rp 1,9 Miliar untuk tahun 2020.

Untuk itu, proses pembangunan SEA akan dilakukan secara bertahap dan jangka panjang.

"Di sini adalah tempat untuk membina WB. Karena fasilitas di sini akan kami buat selengkap mungkin, mulai dari pertanian, perikanan hingga peternakan," ucap Krismono.

Halaman
123
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved