Kota Batu

Dewanti Wanti-wanti Pedagang Pasar Besar Batu yang Menolak Renovasi Pasar

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko akan merenovasi Pasar besar Batu dengan anggaran dari APBN sebanyak Rp 200 miliar.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpko (tengah), dan Kepala Dinas Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Batu, Arif Setyawan (kiri). 

Dewanti kemudian berkeluh kesah. Sebagai Wali Kota yang sering menerima tamu, ia selalu mengalihkan pandangan tamunya jika melintas di depan Pasar Besar Batu.

Dewanti mengajak ngobrol tamunya agar tidak melihat ke arah Pasar Besar Batu.

Pasalnya, Pasar Besar Batu terlihat kumuh dan kurang terawat baik.

“Saya paling malu ketika semua ngelem Kota Batu sebagai Kota Pariwisata.”

“Kalau saya ngantar tamu, saya ajak cerita agar tidak noleh ke Pasar Besar Batu, saya malu.”

“Semoga pembangunan lancar dan sukses untuk kemaslahatan. Ketika kita sama-sama memiliki tujuan baik, akan terlaksana,” ujar Dewanti.

Dewanti menegaskan kalau lahan di Pasar Besar Batu merupakan milik Pemkot Batu.

Oleh sebab itu, rencana untuk merenovasi pasar harus didukung oleh para pedagang.

Renovasi pasar juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang.

Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar Batu Arif Setiawan tidak banyak berkomentar terkait ‘ancaman’ yang disampaikan Dewanti.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved