Berita Malang Hari Ini

Cara Agar Perundungan yang Dialami Siswa SMP Kota Malang Tak Terulang

Diharap Perundungan yang dialami siswa SMP Kota Malang berinisial MS (13) tidak terulang.

Facebook
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Diharap Perundungan yang dialami siswa SMP Kota Malang berinisial MS (13) tidak terulang.

Kini pihak sekolah yang menjadi tempat perundungan itu memperketat pengawasan, terutama saat para siswa berada di luar kelas.

“Setiap istirahat sekolah, para guru mengecek kelas, kantin, dan lapangan.”

“Saat Salat Zuhur atau Salat Asar juga ada guru yang berjaga,” ujar Eka Rahayu, Waka Kurikulum SMP tersebut kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (21/2/2020).

Para guru juga harus memastikan tidak ada siswa di dalam lingkungan sekolah ketika jam sekolah berakhir.

“Kami juga minta guru BK selalu ada di tempat. Jadi para siswa dapat mengadu dan mengungkapkan keluh kesahnya,” jelasnya.

Eka berharap kasus perundungan tersebut tidak terulang kembali.

“Peristiwa tersebut menjadi sejarah pertama sekaligus terakhir.”

“Ini menjadi pelajaran berharga untuk kami agar lebih waspada dan hati-hati,” tambahnya.

Sebelumnya, siswa SMP berinisial MS menjadi korban perundungan yang dilakukan teman-temannya.

Perundungan tersebut mengakibatkan jari tengah tangan kanan MS terluka, dan harus diamputasi.

Kasus perundungan telah ditangani Polresta Kota Malang.

Penyidik pun telah menetapkan dua tersangka terkait kasus tersebut.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved