Fakta atau Isu Main Ponsel saat Hujan Bisa Tersambar Petir, 3 Peneliti Ungkap Pendapat yang Berbeda

Fakta atau isu main ponsel saat hujan bisa tersambar petir? 3 peneliti ungkap pendapat yang berbeda.

SURYAMALANG.COM/kolase Science|HowStuffWorks/lifewire.com
Ilustrasi petir dan main HP 

SURYAMALANG.COM - Fakta atau isu main ponsel saat hujan bisa tersambar petir?

Pertanyaan itu dijawab oleh 3 peneliti yang memiliki pendapat berbeda berdasarkan fakta atas kasus yang sering terjadi. 

Kasus tersabar petir akibat main ponsel saat hujan turun deras memang bukan hal baru dan bahkan sering terjadi di Indonesia. 

Seperti seorang pelajar di Dusun Singosaren RT 5, Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta yang terluka karena tersambar petir pada Kamis (20/2/2020) malam.

ILUSTRASI - 8 Brimob disambar petir
ILUSTRASI disambar petir (Daily Star)

Korban yang bernama Muhammad Farhan Alhalwani (18) itu seorang pelajar kelas III SMA N Wukirsari dan harus dirawat di RSUD Panembahan Senopati, Bantul.

Nenek Farhan, Sariyem, mengatakan pada Kamis malam, hujan lebat disertai petir mengguyur wilayah Singosaren.

Saat itu Farhan sendirian di rumah dan bermain ponsel sambil menggunakan headset.

Sariyem mendapati pintu rumah sudah terbuka dan tak ada orang di dalam.

Tercium bau gosong dari kamar Farhan. Sariyem sempat panik dan mencari cucunya di setiap sudut rumah, tetapi tidak ditemukan.

Ternyata, Farhan berada di rumah pamannya yang berada tak jauh dari lokasi.

"Farhan ditolong, ada luka pada bagian kepala. Rambutnya gosong, wajahnya luka, pundak dan tangan kiri gosong. Tapi Farhan sadar, bisa berkomunikasi," ucap Sariyem.

Apa yang dialami Farhan menimbulkan pertanyaan, apakah aman menggunakan ponsel pada saat cuaca mendung atau hujan?

Berikut 3 pendapat peneliti:

1. Menurut NOAA

Menurut jurnal yang dikeluarkan oleh lembaga cuaca Amerika Serikat, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), telepon seluler (ponsel) aman dipakai meskipun saat hujan.

"Tidak ada penghubung langsung antara Anda dan petir," tulis NOAA dalam situsnya.

Yang disarankan untuk dihindari oleh NOAA adalah penggunaan telepon kabel, misalnya telepon rumah, pada saat hujan.

Sebab, kabel bisa menjadi penghantar listrik.

Insiden serupa Meski hal itu diklaim aman, insiden terkait penggunaan ponsel saat cuaca hujan pernah terjadi.

2. Menurut British Medical Journal

Sementara itu menurut, British Medical Journal pada 2006 pernah mencatat kejadian yang mirip dengan insiden Jordan.

Hal ini dialami oleh seorang wanita 15 tahun yang disambar petir saat menelepon dengan ponsel di tempat terbuka saat kondisi hujan.

Wanita tersebut tidak sampai mengalami luka bakar, tetapi sempat mengalami serangan jantung dan berhasil diresusitasi.

Namun, satu tahun kemudian, wanita tersebut menjadi lumpuh dan harus menggunakan kursi roda.

Ia juga dilaporkan mengalami kesulitan fisik serta kerusakan otak yang menimbulkan masalah emosi dan kognitif.

Kejadian lain berlangsung pada 2007 silam.

Seperti diterbitkan New England Journal of Medicine, seorang pelari berumur 37 tahun terpental saat petir menyambar pohon yang berada di dekatnya.

Pria tersebut mengalami luka bakar yang menjalar dari perut hingga ke bagian telinga yang membuat gendang telinganya pecah.

Investigasi yang dilakukan menyimpulkan, luka bakar di telinga itu disebabkan oleh earphone yang terpasang di telinga dan peranti pemutar musik (MP3 player) yang dikantongi.

Dokter percaya bila aliran listrik yang seharusnya tersalurkan ke bumi justru dicegat perangkat MP3 player yang berbahan logam, masuk ke dalam tubuh.
'
Dalam kasus ini, listrik masuk ke telinga dan membuat gendang telinga pecah.

Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved