Nenek Bersimbah Darah di Malang

Pulang dari Pernikahan di Donomulyo, Malang, Pembantu Lihat Wanita 87 Tahun Bersimbah Darah di Kamar

Stephana Sri Sa’ada (87) sedang sendirian saat orang yang belum diketahui identitasnya datang ke rumahnya di Jalan Raya Bareng 2N, Kota Malang.

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Lokasi dugaan perampokan di Jalan Raya Bareng 2N RT 11/RW 08, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (22/2/2020) malam. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Stephana Sri Sa’ada (87) sedang sendirian saat orang yang belum diketahui identitasnya datang ke rumahnya di Jalan Raya Bareng 2N, RT 11/RW 08, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (22/2/2020)

Tak lama kemudian, Sri ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Ketua RT 11 Kelurahan Bareng, Setyo Subahajiono mengatakan korban ditemukan pertama kali oleh pembantunya.

“Saat ditemukan, wajah korban memar seperti habis dipukuli, dan luka robek di kepala bagian kiri.”

“Darah bercucuran dari luka robek itu,” kata Setyo kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (23/2/2020).

Selama ini korban tinggal bersama cucu dan pembantunya di rumah tersebut.

Saat kejadian, cucu korban sedang pulang ke rumah orang tuanya di Purwokerto.

Sedangkan pembantu korban meninggalkan rumah sejak pukul 10.00 WIB.

“Katanya, pembantunya menghadiri acara pernikahan bersama suaminya di Donomulyo,” ujarnya.

Sesuai pengakuan pembantunya, saat itu pagar rumah korban dalam keadaan terkunci.

“Pembantunya datang ke rumah korban untuk melihat kondisi korban sekitar pukul 16.00 WIB.”

“Saat itu pembantunya sudah melihat korban tergeletak di lantai kamar tidurnya,” jelasnya.

Akhirnya pembantunya teriak minta tolong kepada warga sekitar.

Lalu warga sekitar menghubungi ketua RT dan kepolisian.

“Polisi mengevakuasi korban ke RS Panti Waluya sekitar pukul 20.00 WIB,” tambahnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved