Breaking News:

Update Fakta Baru Insiden Susur Sungai SMPN 1 Turi, Satu Pembina Jadi Tersangka

Seorang Pembina Pramuka di SMPN 1 Turi ditetapkan jadi tersangka atas insiden susur sungai.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi

"Kemarin enggak ada pemandu lokal, nggak ada konfirmasi," ungkapnya.

Padahal dengan kondisi peserta yang berjumlah lebih dari 200 orang, menurutnya harus ada setidaknya 20-50 pemandu yang mengawal peserta.

Idealnya satu orang pemandu untuk lima peserta, paling banyak 10 peserta.

Pihaknya sendiri memiliki 15 pemandu.

Saat disinggung langkah ke depannya pasca insiden ini, ia mengatakan bahwa pengelolaan outbound tetap berjalan, namun acara outbound di musim hujan untuk sementara dihentikan.

"Kami membatalkan lima tamu. Di sini kan ada banyak desa wisata, semua dibatalkan juga. Ya berdampak juga wisatanya."

"Andaikata dari awal ada komunikasi, kan tidak terjadi seperti ini," tutupnya.

4. Satu Korban Dimakamkan Saat Ulang Tahun

Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah, salah satu korban susur sungai anggota pramuka SMPN 1 Turi dimakamkan Sabtu (22/2/2020) di makam Dusun Karanggawang Girikerto, Turi.

Khoirunnisa dimakamkan bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-13 yang jatuh hari Sabtu.

Adapun upacara pemakaman dihadiri Wabup Sleman Sri Muslimatun.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya anak kita, Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah yang hari ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-13 persis jatuh hari ini," demikian potongan sambutan Wabup Sleman Sri Muslimatun yang dibacakan dalam bahasa Jawa.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved