Breaking News:

Curhat Ayah Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi Punya Anak Di saat Tua: Satu Aja Itu Lama Sekali

Beginilah cerita pilu ayah korban susur sungai SMPN 1 Turi yang terjadi belum lama ini, menangis hingga minta maaf di pusara sang putri.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
TribunJogja/ Ivan
curhatan ayah korban susur sungai smpn 1 turi 

SURYAMALANG.COM - Beginilah cerita pilu ayah korban susur sungai SMPN 1 Turi yang terjadi belum lama ini.

Yasinta Bunga merupakan salah satu siswi yang mengikuti kegiatan Pramuka SMPN 1 Turi di Sleman, Yogyakarta.

Ia turut menjadi korban meninggal dunia dalam insiden yang terjadi Jumat 21 Februari 2020 itu.

Diketahui ada 10 siswa SMP yang menjadi korban keganasan arus sungai saat itu.

Jenazah Yasinta Bunga sendiri ditemukan hari Minggu 23 Februari 2020 pagi, dan telah dimakamkan pada pukul 14.00 WIB siang harinya.

Sang ayah, Suraji (61) bercerita tentang kematian sang putri semata wayang.

1. Hari Terakhir

Suraji masih ingat hari terakhir saat putrinya berpamitan untuk mengikuti kegiatan Pramuka.

Pria berusia 61 tahuns sempat heran dengan sikap sang anak.

"Tumben, hari itu dia minta uang jajan dobel sambil merengek ke saya."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved