Breaking News:

Berita Batu hari Ini

Bau Sampah TPA Tlekung Kota Batu Mulai 'Usir' Penduduk, Warga Desa Ingin Pindah Rumah

Sejumlah warga Dusun Gangsiran Ledok yang mengeluh berencana untuk menjual rumah dan pergi dari tempat tinggalnya saat ini.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
TPA Tlekung di Desa Tlekung Kota Batu, Selasa (25/2/2020). Aroma sampah dari TPA Tlekung banyak dikeluhkan warga sekitar sehingga ada yang ingin pindah rumah. 

Untuk mendukung pengolahan sampah di desa dan kelurahan itu, DLH Kota Batu akan menyiapkan 24 mesin pengolah sampah.Harga per unitnya sekitar Rp 300 juta. 

Secara teknis, DLH Kota Batu akan membuat TPS 3R di tiap kelurahan dan desa. Dengan adanya alat tersebut, maka sampah-sampah tidak sampai ke TPA Tlekung.

“Jadi tugas desa adalah menggeser sampah dari RT dan RW ke TPS 3R itu untuk dipilah dan diolah,’’ ujar Arief.

Satu unit mesin bisa mengolah sampah menjadi abu dengan kapasitas 70 hingga 100 kg.

Asap yang dihasilkan mesin dikatakan Arief tidak berbahaya karena sudah melalui proses terlebih dulu di dalam mesin.

Menurut Arief, dengan adanya mesin pengolah sampah ini, maka akan menghemat biaya operasional pengolahan sampah di Kota Batu yang tiap tahun bisa mencapai Rp 12 miliar.

Dengan diserahkannya pengolahan sampah ke desa atau kelurahan nanti, maka akan ada dana sharing anggaran dengan desa yang menggunakan dana desa

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved