Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Pacar Tak Mau Tanggung Jawab, Cewek 22 Tahun & Ayah Masuk Penjara Terjerat Kasus Aborsi di Surabaya

Cewek berinisial EZ (22) dan ayahnya berinisial M harus mendekam di penjara karena terjerat kasus dugaan aborsi di Surabaya.

Editor: Zainuddin
Ilustrasi via Tribunnews dan Kompas.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Cewek berinisial EZ (22) dan ayahnya berinisial M harus mendekam di penjara karena terjerat kasus dugaan aborsi di Surabaya.

Kasus ini bermula saat EZ menjalin kisah asmara dengan pria bernama Affandi.

Selama dua tahun menjalin asmara ini, EZ pernah berhubungan badan dengan Affandi.

EZ mau diajak berhubungan badan karena Affandi selalu berjanji akan menikahinya bila hamil.

Saat EZ hamil dua bulan, Affandi mengaku mau bertanggung jawab dan akan menikahinya.

Tapi, Affandi memberi syarat, yaitu EZ mau merahasiakan kehamilannya.

“Saat usia kandungan sudah tujuh bulan, saya disuruh menggugurkan. Saya disuruh membeli obat penggugur kandungan, tapi saya tidak mau.”

“Dia bilang ‘kalau mau dinikahi, harus digugurkan dulu’. Dia memaksa saya untuk menggugurkan kandungan,” tutur EZ dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (25/2/2020).

Karena terus didesak, EZ pun memenuhi permintaan Affandi.

EZ pun terus makan buah nanas dan minum minuman bersoda.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved