Berita Malang Hari Ini
Tapping Box Belum Maksimalkan PAD, Pemkot Malang Bakal Ganti dengan Sistem Berbasis Aplikasi
Wali Kota, Sutiaji berencana mengganti tapping box dengan sistem baru berbasis aplikasi.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota, Sutiaji berencana mengganti tapping box dengan sistem baru berbasis aplikasi.
Penggantian tersebut itu dilakukan karena tapping box dirasa belum bisa memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Malang.
“Kami takut ada penurunan. Karena tapping box belum masuk manajemen. Takutnya nanti di rusak atau sebagainya oleh pemilik resto,” ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (26/2/2020).
Agar tidak terjadi hal tak diinginkan, Sutiaji sempat minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang untuk melakukan survei.
Yakni dengan mendatangi setiap resto ataupun cafe di tiap jam makan pagi, siang, sore hingga malam.
Survei tersebut dilakukan untuk melihat transaksi di setiap waktunya.
Agar nantinya bisa didapatkan potensi dari setiap transaksi yang akan masuk ke pendapatan asli daerah.
“Sebenarnya ini harus dipagari dengan analisa potensi yang marginnya keilmuan. Ini saya kira lebih tinggi,” ujarnya.
Meski demikian, Sutiaji belum membeberkan nama aplikasi yang akan digunakan sebagai pengganti tapping box tersebut.
Dia menyampaikan, bahwa wajib pajak nantinya harus mendownload aplikasi tersebut melalui ponselnya masing-masing.
Nantinya siklus keuangan yang berkaitan dengan transaksi kata Sutiaji akan langsung termonitor dengan jelas.
“Kami sudah improvisasi dengan perbankan. Cuma ini masih belum kami coba. Kami akan rakor dulu dengan perbankan dan Bapenda untuk realisasi ini,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Kota Malang, Dwi Cahyo Teguh menyampaikan bahwa pungutan pajak untuk restoran dan juga cafe di Kota Malang sebesar 10 persen.
Pajak tersebut biasanya dibayarkan oleh para konsumen saat melakukan transaksi pembayaran.
Setelah itu, baru si pemilik usahanya menyetorkan pajak tersebut ke pemerintah daerah setempat.
“Selain tapping box, sebenarnya ada banyak cara lain, seperti melalui e-Tax dan lain sebagainya.”
“Tapi untuk sistem yang baru ini kita lihat saja nanti seperti apa,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wali-kota-sutiaji-soal-pajak-tapping-box.jpg)