81 Ribu Calon Jamaah Umrah dari Jatim Terancam Gagal Berangkat, Dampak Kebijakan Arab Saudi

Ada sebanyak 81.944 calon jamaah umrah sudah melunasi Biaya Penyelenggara Ibadah Umrah (BPIU).

Tribun Jatim/Fikri Firmansyah
Sejumlah jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah Suci di bandara Juanda , Kamis (27/2/2020) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara masuknya warga negara asing ke Arab Saudi baik untuk keperluan ibadah umrah maupun ziarah ke masjid Nabawi.

Hal ini bertujuan untuk mencegah menyebarnya virus corona masuk ke Arab Saudi.

Adanya kebijakan ini tentu menyebabkan jemaah umrah dari Indonesia, khususnya dari Jawa Timur gagal berangkat ke tanah suci.

Bakal Ada 1800 Jamaah Umrah Per Hari yang Gagal Berangkat dari Bandara Juanda Surabaya

Kemenag Kabupaten Malang Tetap Buka Pelayanan Haji & Umrah, Beri Seruan Bagi Para Biro Travel

Polisi Surabaya Masih Kejar Bandit Kakap Asal Malang, Setelah Tembak Mati 3 Anggota Komplotannya

Kakanwil Kemenag Jatim Ahmad Zayadi mengatakan, ada 84.855 calon jemaah umrah dari Jatim yang sudah terdaftar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 81.944 calon jamaah sudah melunasi Biaya Penyelenggara Ibadah Umrah (BPIU).

“Kalau tidak ada halangan sesungguhnya mereka dalam proses pemberangkatan. Tentu kejadian ini kita akan koordinasi dengan kawan-kawan penyelenggaran umrah,” ujar Ahmad, Kamis (27/2/2020).

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu arahan pemerintah pusat yang tengah menggelar rapat koordinasi antar lembaga yang berkaitan mulai dari Kemenag, Kemenlu, Kemenkumham, Kemenhub dan PT Angkasa Pura 1.

Ia mengimbau, agar calon jamaah umrah tidak risau dan bisa menghormati kebijakan Pemerintah Arab Saudi tersebut.

“Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan virus ini segera terselesaikan. Semoga ibadah-ibadah umrah dapat berjalan dengan aman,” terangnya. 

( TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved