Selundupkan Pil Koplo ke Rutan Bangil Pasuruan, 2 Pemuda Nekat Campur Mie dan Pil Double L

Untuk mengelabuhi petugas, enam butir pil logo Y, mereka campur dengan mie goreng yang mereka bawa

DOk . Rutan Bangil
Barang bukti penyelundupan pil koplo ke rutan Bangil Pasuruan. PIl Double L dicampur dengan mie, Kamis (27/2/2020) 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN  - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Bangil berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil double L atau logo Y oleh pengunjung ke dalam rutan, Kamis (27/2/2020).

Rutan mengamankan dua orang pengunjung yang diduga kuat sengaja berupaya menyelundupkan pil ke dalam lingkungan rutan.

Mereka adalah M. Rukhul Amin dan M. Maulid Sihabuddin.

Menantu Bunuh Ibu Mertua di Sidoarjo,Totok Sempat Antar Catering ke Gresik Setelah Pembunuhan

Pengusaha Minuman Disandera Karena Tunggak Pajak Rp 3,29 M, Eksekusi Oleh KPP Pratama Madiun

Cewek SMP Datangi Kantor Polisi, Dosa-dosa Ayah Kandung Selama 2019 Hingga 2020 Dibongkar Semua

Mereka berpura - pura hendak mengunjungi sekaligus membesuk temannya yang menjadi narapidana di Rutan Bangil, yakni Abdul Hamid.

Untuk mengelabuhi petugas, enam butir pil logo Y, mereka campur dengan mie goreng yang mereka bawa. Keduanya menyembunyikan pil itu di dalam bungkusan mie itu.

Heka Sandiar Putra, Kepala Pengamanan mengatakan, penggagalan penyelundupan ini berawal dari temuan Hamid, warga binaan Rutan Bangil yang membawa handphone di dalam rutan Rabu malam.

Sekadar diketahui, Hamid adalah warga binaan yang sudah mengikuti assestment dan mendapat kepercayaan untuk menjadi tamping (tahanan pendamping).

"Tapi kepercayaan itu dia salahgunakan. Dia membawa handphone. Dia langsung kami panggil dan kami minta untuk membuka pasword dan isi chatnya, ternyata isinya percakapan dengan temannya untuk mengantarkan pil Y,” ucap Heka.

Dikatakan dia, keesokan harinya, petugas rutan menunggu kedatangan dua orang teman Hamid yang akan mengirim obat keras tersebut.

Saat memeriksa dan mengecek, petugas tidak menemukan bukti yang dimaksud.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved