Berita Batu Hari Ini

Ganis Rumpoko Launching Batu Football Academy (BAFA) di Stadion Brantas Kota Batu

Ganis Rumpoko melaunching Batu Football Academy (BAFA) di Stadion Brantas, Kota Batu, Minggu (1/3/2020).

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Ganis Rumpoko melaunching Batu Football Academy (BAFA) di Stadion Brantas, Kota Batu, Minggu (1/3/2020). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ganis Pratiwi Rumpoko melaunching Batu Football Academy (BAFA) di Stadion Brantas, Kota Batu, Minggu (1/3/2020). Dalam launching itu, mantan pemain tim nasional Arif Suyono turut hadir.

Arif dan beberapa orang lainnya didapuk menjadi pelatih, termasuk Ahmad Bustomi. Namun Bustomi tidak hadir saat launching yang dihadiri ratusan anak-anak tersebut.

Sejak 29 Februari, BAFA menyelenggarakan kualifikasi pada tiga kelompok usia yakni usia 9-11 tahun, 12-13 tahun dan 14-15 tahun. Masing-masing diambil 40 peserta didik. Ganis mengatakan, target peserta kualifikasi ialah siswa sekolah di Malang Raya.

“Dibentuknya BAFA bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan pemain sepakbola yang berkualitas. Ini untuk meningkatkan prestasi sepakbola Kota Batu,” ujar Ganis Rumpoko, Minggu (1/3/2020).

Diterangkan Ganis, anak-anak yang menjalani pendidikan di BAFA akan dilatih untuk menjadi pemain berkualitas secara mental, fisik, dan akhlak budi pekerti. Setelah pelaksanaan kualifikasi, peserta yang terpilih akan diikutsertakan pada event nasional seperti Soeratin Cup, Liga 3 Nasional, dan Danone Nations Cup.

“Untuk persiapan tersebut, BAFA mengadakan program pelaksanaan pelatihan yang sesuai standar kepelatihan untuk semua kelompok umur. Peserta akan dilatih Arif Suyono, Ahmad Bustomi, Suparman dan tim bidang kepelatihan lainnya,” tegas Ganis.

Ganis sendiri menceritakan, awalnya ia mendapat ajakan dari Arif Suyono terkait rencana mendirikan BAFA. Kemudian, ia menerima ajakan tersebut dan segera menggelar kualifikasi.

“Saya mengucapkan terima kasih. Saya mengidolakan Arif Suyono. Beliau mengontak saya, mengatakan dengan teman-temannya ingin membuat sesuatu yang bermanfaat bagi sepakbola Kota Batu. Saya juga punya passion tinggi untuk memajukan sepakbola Indonesia untuk mencetak Arief Suyono dan Bustomi lain dari Kota Batu,” kata Ganis.

Arif Suyono menambahkan, ide awal berdirinya BAFA ketika ia dan beberapa rekan seprofesinya sering bertemu dan berbicara tentang sepakbola Kota Batu. Dari perbincangan itu, Arif mengatakan belum ada pengelolaan sepakbola secara profesional di Kota Batu. Ia dan rekan-rekannya pun tergerak untuk membuat lembaga yang profesional.

“Kami melihat belum ada pengelolaan profesional di Kota Batu. Dari situ kami ingin membuat SSB yang dikelola seperti ini. Kami sumber daya pelatihnya banyak, sekitar ada 22 pelatih. Yang lisensi B AFC dan C AFC ada dua. Terus rencana bulan Mei mengirim dua pelatih lagi untuk kursus di Surabaya,” kata Arif.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved