Kebakaran Pasar Baru Tuban

Kebakaran Pasar Baru Tuban, Lebih dari Seribu Kios Ludes Terbakar

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengatakan, pasar baru ini terdapat sekitar 1900 lebih kios atau los

SURYAMALANG.COM/Mochamad Sudarsono
Mobil Damkar bersiaga di depan pasar baru Tuban, Rabu (4/3/2020) 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Kebakaran Pasar Baru Tuban menyisakan duka mendalam bagi para pemiliknya.

Ada lebih dari seribu kios dan los di pasar yang hangus terbakar.

Pasar yang berada di jalan Gajah Mada tersebut dilalap api, Selasa (3/3/2020), sekitar pukul 20.30 WIB.

Pemadaman pun berlangsung hingga Rabu (4/3/2020), pagi.

Ashanty Jadi Sasaran Emak-emak Dikatai Artis Sombong Saat Tolak Salaman, Buntut dari Virus Corona

Tingkah Ajaib 2 Anak Nia Ramadhani Bikin Theresa Wienathan Terkejut, Abu Rizal Bakrie Sampai Takut

Galeri Foto Kebakaran Pasar Baru Tuban , Kebakaran Hebat Semalam Suntuk

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengatakan, pasar baru ini terdapat sekitar 1900 lebih atau hampir dua ribu bangunan kios atau los.

Namun yang terdampak amukan si jago merah yaitu 463 kios dan 993 los.

"Yang terdampak kebakaran yaitu 1456 bangunan," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Rabu (4/3/2020).

Dijelaskannya, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik dari sebuah toko pakaian, lalu dengan cepat api membesar dan melahap sebagian besar bangunan pasar.

Namun, untuk nilai kerugian belum bisa disampaikan karena masih dilakukan pendataan.

"Kerugian belum bisa diketahui, masih kita dalami," pungkasnya.

Diketahui, pasar tersebut memiliki luas bangunan 15.675 m2 dan luas lahan 32.560 m2.

Berdasar data BPBD Kabupaten Tuban, setidaknya terdapat 27 mobil pemadam yang dikerahkan untuk memadamkan api.

"Rinciannya 11 mobil Damkar, 16 mobil tangki suplai air," tambah Kepala BPBD Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved