Berita Malang Hari Ini

Waspada! Uang Berpotensi Hilang Jika Pakai Produk Investasi Ilegal

OJK Malang mengimbau masyarakat tidak mudah terayu produk investasi yang menjanjikan keuntungan besar.

web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Waspada! Uang rawan hilang bila menggunakan jasa investasi ilegal.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang mengimbau masyarakat tidak mudah terayu produk investasi yang menjanjikan keuntungan besar.

Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri menerangkan nasabah investasi bodong berpotensi kehilangan uang yang sudah diinvestasikan.

“Bila ikut investasi ilegal, kemungkinan besar uangnya tidak kembali,” ujar Kasmuri kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (5/3/2020).

Kasmuri menerangkan segala informasi mengenai produk investasi legal dan ilegal ada di laman ojk.go.id.

“Kami sudah meblokir sekitar 2000 layanan produk investasi ilegal sejak 10 terakhir,” kata Kasmuri.

OJK Malang menerima 66 aduan dugaan pelanggaran financial technology atau fintech sepanjang tahun 2019.

Kasmuri menyadari fintech ilegal mudah berkamlufase.

Misalnya sewaktu-waktu mengaktifkan kembali aplikasi, kemudian mengganti nama layanan fintech.

Kasmuri mengimbau masyarakat lebih cermat agar terhindar dari layanan fintech abal-abal.

OJK telah menerbitkan aturan bahwa hanya ada tiga informasi peminjam yang dapat diakses oleh fintech, yakni, informasi  lokasi, kamera, dan perekam suara.

Jika lebih dari itu, dipastikan ilegal.

“Mari cermat dan tidak tergiur layanan yang menjanjikan profit besar.”

“Segala informasi mengenai produk keuangan legal ada di website kami,” kata Kasmuri.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved