Breaking News:

Bergejolak Selama Sepekan, Aktivitas Vulkanik di Gunung Semeru Berangsur Mereda

Aktivitas vulkanik di Gunung Semeru berangsur mereda setelah bergejolak selama lebih dari sepekan.

hayu yudha prabowo
Pesawat militer terbang dengan latar belakang Gunung Semeru saat difoto dari Kota Malang, Jumat (4/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Aktivitas vulkanik di Gunung Semeru berangsur mereda setelah bergejolak selama lebih dari sepekan.

Pengamatan sepanjang Senin (9/3/2020) pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB, hanya terjadi dua kali gempa guguran dengan amplitudo 4-7 mm dan selama 55-65 detik.

“Satu gempa hembusan dengan amplitudo 4 mm dan lama 60 detik,” terang Yadi Yuliandi, petugas Pos Pengamatan Semeru kepada SURYAMALANG.COM.

Secara visual, dia menyebut Gunung Semeru tertutup kabut 0-II.

Tidak terlihat asap dari dalam kawah dan cuaca terpantau cerah hingga hujan.

“Sementara angin berhembus lemah hingga ke kencang ke utara, timur laut dan timur,” katanya.

Sebelumnya, PVMBG tetap melarang ada aktivitas sejauh 1 sampai 4 kilometer di sektor lereng selatan-tenggara yang menjadi bukaan kawah aktif Jongring Seloko.

Mereka juga mengimbau masyarakat mewaspadai luncuran awan panas.

Sementara itu, Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger dan Semeru (TNBTS), Syarif Hidayat mengimbau masyarakat tetap tenang meski Semeru menunjukkan peningkatan aktivitas selama sepekan.

“Tingkatkan kewaspadaan tapi tetap tenang,” kata Syarif.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved