Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

GEMPUR Suarakan Kekerasan Dan Diskriminasi Perempuan

Gerakan Perempuan Bersatu Bersama Rakyat (GEMPUR) menyuarakan kekerasan dan diskriminasi pada perempuan

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Aksi Gerakan Perempuan Bersama Rakyat (GEMPUR) di kampus 3 UMM yang menyuarakan adanya kekerasan dan diskriminasi pada perempuan, Senin (9/3/2020). 

SURYAMALANG.COM, DAU - Gerakan Perempuan Bersatu Bersama Rakyat (GEMPUR) menyuarakan kekerasan dan diskriminasi pada perempuan, Senin (9/3/2020).

Mereka membawa spanduk antara lain bertuliskan ‘Hapuskan Segala Bentuk Kekerassn dan Diskriminasi Terhadap Perempian, Wujudkan Kesetaraan Gender’, dll.

Dibagikan juga selebaran dan bunga mawar merah.

Kegiatan dimulai di depan perpustakaan UMM kampus 3. Kemudian long march di depan GKB 1, ke GKB 2 dan berjalan di depan rektorat dan ke depan Terminal Landungsari. Dalam setiap titip berhenti, mereka orasi.

Fitria Siska, mahasiswa Fakultas Teknik UMM yang merupakan humas aksi menyatakan, kegiatan untuk memperingati International Women's Day yang jatuh pada 8 Maret.

“Karena sasarannya kampus, kami baru mengadakan Senin (9/3/2020),” jelas Siska.

Katanya, perempuan juga menerima pelecehan seksual. Termasuk kasus kekerasan seksual pada siswa ol3h guru SD di Malang beberapa waktu lalu.

Selain itu juga hak buruh wanita kurang diperhatikan pengusana. Ia mencontohkan buruh pabrik es krim yang banyak mengalami keguguran akibat tekanan kerja.

“Kasus buruh es krim ini sedang tenar saat ini,” kata Siska.

Saat di depan GKB 1, orator laki-laki mengangkat topik tentang RUU omnibus law yang sedang dibahas di DPR.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved