Kabar Surabaya

Pendeta Menodai Cewek Surabaya di Gereja Diduga Korbannya Lebih dari Satu, Ogah Ditahan Alasan Sakit

Pendeta Menodai Cewek Surabaya di Gereja Diduga Korbannya Lebih dari Satu, Ogah Ditahan Alasan Sakit

SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Pemuka agama di Surabaya berinisial HL (50) diduga memperdayai cewek berinisial IW (26) selama enam tahun. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim terus kembangkan dugaan kasus persetubuhan terhadap cewek berinisial IW (26) oleh pendeta berinisial HL (50) di sebuah tempat ibadah di Surabaya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menduga korban dugaan kejahatan persetubuhan yang dilakukan HL akan bertambah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh penyidiknya, bahwa kekerasan seksual itu tak cuma dilakukan terhadap IW atau diduga korban lebih dari satu.

"Belum tahu. Baru informasi. Kami akan menunggu dengan adanya ini, tidak menutup kemungkinan ada pengaduan yang lain," katanya di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Senin (9/3/2020).

Kendati belum ada laporan baru mengenai korban tambahan itu, Luki akan terus mengusut kasus tersebut.

"Kami masih mendalami isu itu, informasi kami dalami, kan tidak sedalam itu. Informasi adalah bukti. Fakta-fakta lapangan sehingga kami akan putuskan," pungkasnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi)

Sementara itu, Jefri Simatupang kuasa hukum pendeta HL (50) yang diduga merudapaksa IW (26) di sebuah tempat ibadah di Surabaya, berharap kepolisian tidak mengada-ada dalam menjalankan proses hukum pada kliennya.

Ia merasa keberatan dengan tuduhan adanya korban tambahan atas kasus yang menimpa kliennya.

Jefri berharap, pihak penyidik segera memperjelas siapa korban tambahan yang dimaksud, dan apakah korban tersebut sudah membuat laporan resmi ke kepolisian.

"Kalau memang dari kepolisian monggo ditanyakan, betul enggak, siapa namanya," katanya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Senin (9/3/2020).

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved