Cewek Korban Rudapaksa Pemuka Agama di Surabaya Alami Trauma Berat Hingga Nyaris Bunuh Diri

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie mengungkapkan, kondisi korban IW sedang mengalami beban psikologi

net
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - IW (26) cewek asal Surabaya yang menjadi korban kekerasan seksual oknum pemuka agama HL (50) terpaksa menanggung beban psikis yang berat.

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie mengungkapkan, kondisi korban IW sedang mengalami beban psikologi yang cenderung ke arah depresi.

Dalam fase ini, korban cenderung berperilaku destruktif atau melukai diri sendiri, dalam hal ini upaya bunuh diri.

"Ada pernah (bunuh diri). Informasi seperti itu, mudah-mudahan tidak," katanya di depan Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Senin (9/3/2020).

Andrias mengaku telah membantu korban memulihkan kondisi psikisnya dengan memberikan pendampingan psikologis.

"Korban juga kami berikan trauma healing," tuturnya.

IW mengalami kekerasan seksual saat usianya masih belia yakni 12-18 tahun, selama tujuh tahun, sejak 2005-2011.

"Artinya itu dalam kurun waktu itu dan kami masih dalami juga berapa kali sebetulnya," pungkasnya.

Sebelumnya, pengusutan kasus tersebut berawal dari sebuah laporan yang dibuat pihak keluarga korban, Kamis (20/2/2020) silam.

Dengan nomor laporan polisi: LPB/155/II/2020/UM/SPKT. Hari Kamis tanggal 20 Februari 2020 Jam 14.00 WIB.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved