Berita Malang Hari Ini

Sutiaji Sebut Sistem Pembayaran Non Tunai QRIS untuk Dongkrak UMKM di Kota Malang

Sutiaji menyambut baik kehadiran sistem pembayaran non tunai Quick Respon Indonesia Standar (QRIS) yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI).

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Ilustrasi prosesi pembayaran menggunakan sistem transaksi pembayaran non tunai Quick Respon Indonesia Standar (QRIS) yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, Sutiaji menyambut baik kehadiran sistem pembayaran non tunai Quick Respon Indonesia Standar (QRIS) yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI).

Menurutnya, sistem pembayaran tersebut sudah menyasar ekonomi bawah, dan dapat menumbuhkan ekonomi lokal, khususnya UMKM.

“Penguatan UMKM menjadi suatu keharusan daerah dan kehadiran pemerintah dalam memberikan edukasi menjadi kewajiban Pemkot malang,” ucap Sutiaji, Selasa (10/3/2020).

Sutiaji menyampaikan penguatan kepada UMKM harus dilakukan karena sudah teruji pada saat krisis moneter dulu.

Di mana pada waktu itu yang sanggup bertahan hanyalah usaha mikro.

Untuk itu, QRIS merupakan jawaban bahwa ekonomi mikro mampun menjawab kebutuhan para mileneal.

“Ketika ada anak muda yang membeli pecel tapi tidak membawa uang, tinggal menempelkan saja ke barcode. Jadi praktis,” ucapnya.

QRIS juga menjadi bagian dari program Pemkot Malang yaitu smart city.

Sutiaji ingin proses transaksi di semua lini menggunakan sistem non tunai.

Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar nantinya mereka dapat memahami sistem pembayaran non tunai ini.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved