Pasutri TKI Pasuruan Culik Anak Majikan

Pasutri TKI Pasuruan Bantah Keras Disebut Penculik Anak Pasutri Malaysia, Beberkan Fakta Baru

Ada perjanjian lain yang sudah disepakati oleh ia bersama istrinya, Anita dengan pihak orangtua kandung NW, yang berinisial R dan S

TribunJatim/Luhur pambudi
Sholikin dan Anita saat menggendong NW (2) di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pasutri Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pasuruan yang diduga menculik anak majikannya membantah jika aksi mereka disebut sebagai penculikan.

Sholikin terduga pelaku penculikan balita anak pasangan suami istri (Pasutri) yang tinggal di Selangor, Malaysia enggan disebut menculik balita perempuan berinsial NW (2).

Pria berpeci itu dengan gimik bicara yang lugas mengungkapkan, ada perjanjian lain yang sudah disepakati oleh ia bersama istrinya, Anita dengan pihak orangtua kandung NW, yang berinisial R dan S.

Pasutri TKI Asal Pasuruan Bawa Kabur Anak Majikannya Warga Malaysia Selama 4 Bulan

Pasutri TKI Pasuruan Bisa Lolos Bawa Anak Majikan dari Malaysia, Ternyata Manfaatkan Program Khusus

Mimpi yang Terwujud, Pengakuan Gitra Yuda Soal Arema yang Merekrutnya di Injury Time Bursa Transfer

Perjanjian tersebut dibuat jauh sebelum NW lahir, namun sayangnya, perjanjian itu diakuinya dibuat tidak secara tertulis.

Isi perjanjian itu dianggapnya bakal membantah dugaan tuduhan bahwa ia dan istrinya adalah penculik.

Kendati demikian, ia menyayangkan pihak kepolisian tidak memahami adanya perjanjian tersebut.

Sholikin menceritakan, jauh sebelum NW lahir ke dunia. Ia dan ayah kandung NW merupakan, saudara angkat.

Selama kurun waktu dua tahun belakangan, keduanya berkawan karib.

Sehingga atas dasar itulah, keluarga Sholikin dan pasutri R & S, sudah seperti saudara dekat.

"Karena kami ini termasuk saudara angkat," katanya saat ditemui awak media di Lobby Tri Brata Mapolda Jatim, Rabu (11/3/2020).

Halaman
123
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved