Jendela Dunia
Lockdown Dipercaya Bisa Perlambat Penyebaran Virus Corona, Indonesia Belum Melakukannya, Mengapa?
Tingginya penyebaran virus corona atau Covid-19 di sejumlah negara membuahkan kebijakan baru, yakni wilayah yang terkena virus corona di-lockdown
SURYAMALANG.COM - Tingginya penyebaran virus corona atau Covid-19 di sejumlah negara membuahkan kebijakan baru, yakni wilayah yang terkena virus corona diterapkan aturan lockdown.
Penerapan lockdown dipercaya bisa memperlambat penyebaran virus corona.
Terkait hal ini, World Health Organization (WHO) telah menetapkan penyebaran virus corona jenis baru atau SARS-COV2 penyebab Covid-19 sebagai pandemi global.
Negara-negara yang telah menerapkan lockdown di sejumlah wilayah yaitu Italia, China, Denmark, Filipina, dan Irlandia.
Di Indonesia, Presiden Joko Widodo mengatakan, belum akan melakukan lockdown atau melakukan isolasi terhadap wilayah yang diwaspadai sebagai lokasi penyebaran virus corona.
Presiden Jokowi mengapresiasi sejumlah langkah yang telah dilakukan oleh kementerian dan lembaga dalam menangani penyebaran virus corona.
Apa itu lockdown?
Dikutip dari Cambridge, lockdown adalah sebuah situasi di mana orang tidak diperbolehkan untuk masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan dengan bebas karena alasan sesuatu yang darurat.
Sementara itu, Profesor Hukum Kesehatan dari Washington College of Law Lindsay Wiley, seperti dikutip Vox, Selasa (3/3/2020), mengatakan, istilah lockdown atau penguncian bukan istilah teknis yang digunakan oleh pejabat kesehatan masyarakat atau pengacara.
Lockdown dapat digunakan untuk merujuk pada apa saja dari karantina suatu wilayah.
Keputusan lockdown atau penguncian bisa dibuat di tingkat kota, maupun negara.
Hal-hal yang diterapkan saat penguncian bisa berupa menunda atau membatalkan pertemuan massal seperti event olahraga, konser, atau pertemuan keagamaan.
Selain itu, bisa juga menutup sekolah dan mendorong pembelajaran jarak jauh.
Selama wabah meluas, masyarakat juga diminta tetap berada di rumah jika sakit, menutup mulut atau mengenakan masker saat batuk dan bersin, serta membiasakan cuci tangan.
Lockdown di Italia
Dikutip dari Aljazeera, Selasa (10/3/2020), lockdown yang dilakukan di Italia merupakan penutupan secara nasional untuk membatasi penyebaran virus corona.
Orang-orang akan diizinkan bepergian hanya jika ada situasi kerja yang mendesak dan karena alasan kesehatan.
Jika berbohong, warga akan dihukum 3 bulan penjara hingga denda 206 Euro atau sekitar Rp 3.402.800.
Italia juga memberlakukan penangguhan acara olahraga serta upacara seperti pemakaman dan pernikahan.
Orang-orang juga diminta menjaga jarak 1 meter.
Tempat-tempat umum seperti museum, bioskop, bandara, dan tempat lainnya juga ditutup.
Lockdown di China
China menerapkan langkah-langkah dramatis dan lockdown sejak Januari 2020.
Kebijakan lockdown ini dianggap mampu membuat penyebaran virus corona di China menurun.
Sebelum marak wabah virus corona, kebijakan lockdown juga sempat diberlakukan di sejumlah negara.
Seperti diberitakan BBC, 27 Maret 2015, wabah Ebola yang terjadi di negara di kawasan Afrika Barat, Sierra Leone, membuat negara itu memberlakukan penguncian.
Seluruh penduduk, sekitar 6 juta orang, diperintahkan untuk tinggal di rumah.
Ada pengecualian 2 jam pada hari Jumat dan Minggu untuk menghormati mereka yang beribadah.
Saat itu, dilaporkan banyak kasus baru Ebola di Sierra Leone setiap minggu.
Sebanyak tiga negara di Afrika Barat yang terkena dampak terburuk Ebola adalah Sierra Leone, Liberia, dan Guinea.
Wabah Ebola kala itu telah menewaskan lebih dari 10.000 orang di 3 negara selama 1 tahun.
Belum Ada Lockdown di Indonesia
Presiden Joko Widodo memastikan bahwa Indonesia belum akan melakukan tindakan lockdown atau melakukan isolasi terhadap wilayah yang diwaspadai sebagai lokasi penyebaran virus corona atau penyakit Covid-19.
"Belum, belum berpikir ke arah sana," ujar Presiden Joko Widodo saat melakukan konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (13/3/2020).
Jokowi bahkan mengapresiasi sejumlah langkah yang telah dilakukan oleh kementerian dan lembaga dalam menangani penyebaran virus corona.
Secara khusus, apresiasi juga disampaikan Jokowi ke sejumlah pemerintah daerah.
Sebab, menurut Jokowi, sejumlah daerah telah melakukan edukasi yang baik ke masyarakat mengenai virus corona dan penyakit Covid-19.
"Saya memberikan apresiasi terhadap daerah yang mampu mengedukasi ke masyarakat," ucap Jokowi.
Dengan demikian, informasi yang disampaikan itu dapat memberikan pemahaman agar masyarakat dapat mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona.
"(Daerah) memberikan penjelasan ke masyarakat yang baik, seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta.
"Hal-hal seperti itu yang bisa menenangkan," ucap Jokowi.
Sejumlah negara memutuskan untuk melakukan lockdown dalam mengatasi penyebaran virus corona yang semakin luas.
Negara yang melakukan lockdown itu antara lain Italia, Denmark, Filipina, dan Irlandia.
Langkah ini sebelumnya telah dilakukan China yang melakukan lockdown terhadap sejumlah wilayah yang terkena wabah virus corona, khususnya di Kota Wuhan dan Provinsi Hubei.
Namun, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Ahmad Yurianto sebelumnya telah mengungkap bahwa Indonesia tidak akan melakukan lockdown, baik itu total atau wilayah.
Menurut dia, lockdown justru akan meningkatkan peluang penyebaran virus corona di wilayah yang terdampak.
"Kalau di-lockdown, malah kita tidak bisa berbuat apa-apa. Konsekuensinya, kasus (Covid-19) di wilayah itu bisa jadi naik dengan cepat," ujar Yuri.
Yuri mencontohkan lockdown pada kapal pesiar Diamond Princess.
Kapal itu merupakan salah satu lokasi awal penemuan virus corona dalam jumlah besar di luar China.
Rupanya, cara lockdown dinilai kurang ampuh dalam mencegah penularan virus corona di antara manusia di dalam kapal.
"Begitu di-lockdown (karantina di dalam kapal), (jumlah positif Covid-19) naik angkanya. Ya karena orang tidak ke mana-mana, di situ," ucap Yuri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/virus-corona-gambar-ilustrasi.jpg)