Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Pemkot Hentikan Sementara Car Free Day (CFD) di Surabaya Mulai 15 Maret 2020

Pemkot Surabaya menghentikan sementara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) sampai batas waktu yang belum ditentukan.

SURYA/Tommy Surya Pratama
Kegiatan di Taman Bungkul Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya menghentikan sementara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penghentian sementara ini untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

"Sampai saat ini belum ada warga yang positif virus corona di Surabaya. Namun, saat ini kerumunan massa harus dihindari untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk menghentikan CFD untuk sementara waktu," kata M Ikhsan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (13/3/2020).

Penghentikan CFD untuk sementara ini berlaku mulai Minggu (15/3/2020).

Ikhsan menyebut tim akan terus koordinasi untuk memantau perkembangan situasi.

Menurutnya, penutupan sementara CFD ini bukan karena kepanikan.

Pemkot menghentikan sementara CFD ini setelah rapat dengan Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-Emerging RSUD Dr Soetomo, Polrestabes Surabaya, Polres Tanjung Perak, TNI, dan para camat.

Tim tersebut merekomendasikan agar meminimalisasi kegiatan yang dapat mengumpulkan massa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Eko Agus Supiadi mengatakan CFD ditiadakan sementara untuk melindungi warga dan mencegah penularan Virus Corona.

"CFD ditiadakan sampai tim dokter menyatakan aman. Semua titik CFD Surabaya dihentikan sementara," kata Agus.

Saat ini ada sejumlah titik ruas jalan di Surabaya untuk kegiatan CFD, seperti Jalan Raya Darmo (Taman Bungkul), Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kembang Jepun, dan Jalan Raya Kupang Indah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita mengimbau masyarakat tidak perlu panik, tapi tetap waspada terhadap penyebaran virus corona.

Di antaranya dengan menghindari atau meminimalisir daerah kerumunan massa.

"Makanya CFD ditiadakan untuk sementara," kata Febria.

Penulis: faiq nuraini
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved