Penanganan Virus Corona di Malang

Sutiaji Pastikan Kota Malang Masih Aman

Sutiaji memastikan Kota Malang masih aman. Pemkot masih mengizinkan aktivitas yang menghimpun banyak warga di Kota Malang.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Wali Kota Malang, Sutiaji. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, Sutiaji memilih tidak menutup kotanya (lockdown) di tengah wabah Covid-19 atau virus corona.

Car free day dan kegiatan akademis di sekolah dan perguruan tinggi tetap dilaksanakan secara normal.

"Sekolah tetap dilaksanakan seperti biasa. Kami juga izinkan Car Free Day (CFD). Malah kegiatan itu bisa jadi bahan kampanye untuk antisipasi corona kepada masyarakat," ujar Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (14/3/2020).

Meski kegiatan tetap berlangsung seperti biasa, Sutiaji menginstruksikan dinas di lingkungan Kota Malang, instansi vertikal dan swasta menyediakan sabun antiseptik.

Penyediaan sabun ini bertujuan agar penyebaran virus corona bisa dicegah.

"Mulai dari TK, SD, sampai perguruan tinggi saya minta menyediakan sabun. Bank juga demikian," ucap dia.

Sutiaji mengatakan tidak perlu ada sikap berlebihan sebab kasus corona di Indonesia tidak semassif negara lain seperti Tiongkok dan Korea Selatan.

Dari total 29 pasien positif corona di tanah air, katanya, hanya satu meninggal dan tiga dinyatakan sembuh.

"Karena kalau kami sikapi berlebihan, akan berdampak pada ekonomi. Dan itu malah berbahaya," lanjut dia.

Politisi Partai Demokrat itu juga menegaskan belum ada pasien positif corona yang dirawat di Kota Malang.

"Kota Malang masih aman, dan masyarakat tidak perlu panik," terangnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved