Penanganan Virus Corona di Malang

Jurnalis Malang Raya Protes Wali Kota Malang, Sutiaji Soal Salah Kutip Berita Penutupan Akses

Jurnalis Malang Raya protes tindakan Wali Kota Malang, Sutiaji terkait penyebutan jurnalis keliru mengutip wawancara.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Jurnalis se-Malang Raya memprotes Wali Kota Malang, Sutiaji terkait penyebutan jurnalis keliru mengutip wawancara perihal penutupan akses dari dan menuju Kota Malang.

Pemberitaan itu tayang di beberapa media massa baik cetak, daring dan televisi pada tanggal 16 Maret 2020.

“Mengenai berita itu, jurnalis telah memenuhi kaidah jurnalistik dengan menulis sesuai ucapan Wali Kota. Apabila ada ralat, Wali Kota seharusnya bersikap elok bukan malah memposting di media sosialnya,” terang Ariful Huda, juru bicara para jurnalis kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (18/3/2020).

Dia mengatakan dalam wawancara di Balai Kota Malang itu, Sutiaji memang mengatakan bahwa akses dari dan ke Kota Malang akan ditutup.

Para jurnalis mempunyai bukti otentik berupa rekaman suara dan video.

“Rekaman suara dan video ada. Bisa ditunjukkan,” katanya.

Ariful menambahkan mekanisme ralat telah diatur dalam UU Pers.

Apabila Sutiaji keberatan dengan pemberitaan itu, kata dia, disediakan hak jawab yang dikirim ke redaksi masing-masing media massa untuk diluruskan.

“Bukan malah memosting di media sosial bahwa jurnalis salah kutip,” ujarnya.

Pernyataan Sutiaji yang seolah menuduh jurnalis membuat berita palsu ini berbahaya bagi keselamatan pers.

Apalagi, Indonesia sedang diterjang wabah Covid-19 dan pers ikut menjadi kontrol sosial.

“Karena itu kami meminta Wali Kota untuk meluruskan. Supaya masyarakat tidak ikut menuduh kami membuat berita palsu. Karena tuduhan di media sosial tentang masalah ini sangat massif,” terangnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved