Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

4 Petugas Jihandak Brimob Evakuasi Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia 2 di Klojen Malang

Mortir peninggalan Perang Dunia 2 ditemukan di lahan kosong di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Foto mortir yang ditemukan dan Lokasi penemuan peluru mortir yang diduga peninggalan Perang Dunia 2 di Klojen Malang, Senin (23/3/2020) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebuah peluru mortir tua diduga peninggalan Perang Dunia 2 ditemukan di lahan kosong di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (23/3/2020).

Bodi peluru mortir sepanjang kurang lebih 30 cm itu nampak seluruhnya sudah berkarat.

Wakapolsek Klojen, AKP Tukimin Hadi mengatakan bahwa peluru mortir itu ditemukan sekitar pukul 13.00 wib oleh seorang pemulung.

Jadwal Unas Mundur karena Penanganan Virus Corona, Siswa dan Kepala Sekolah Merespon Positif

Hotman Paris Jadi Tempat Curhat Biduan Dangdut, Ditawar Pengusaha dengan Mobil Seharga Rp 5 M

Anak Muda Jangan Terlalu Pede Tak Kena Virus Corona, Faktanya Anak Muda Bisa Kritis Akibat Covid-19

"Pemulung tersebut melihat sesuatu mirip benda peluru mortir tergeletak di rerumputan. Akhirnya pemulung itu meminta tolong ke tukang parkir di wilayah tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM) , Senin (23/3/2020).

Ia menjelaskan tukang parkir itu kemudian segera datang ke kelurahan Kauman untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Setelah itu pihak kelurahan melaporkan kejadian itu kepada Polsek Klojen. Akhirnya kita segera datang ke lokasi kejadian," jelasnya.

Usai datang ke lokasi kejadian, pihaknya segera berkoordinasi dengan tim Inafis Polresta Malang Kota untuk memberikan garis polisi di sekitar lokasi.

"Kita sterilkan dahulu lokasi penemuan, agar tidak membahayakan warga sekitar," tambahnya.

Dirinya pun menjelaskan bahwa pihaknya tidak berani menyentuh maupun mengevakuasi peluru mortir itu.

"Takutnya bisa berbahaya, apalagi kita kan bukan di bidang tersebut. Tetapi sudah koordinasi dengan pihak Jihandak Brimob untuk mengevakuasi peluru mortir," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved