Berita Surabaya Hari Ini

Denda Pajak Kendaraan Bermotor Dibebaskan, Berlaku Selama Situasi Negara Darurat Bencana Covid-19

Kepala Bapenda Provinsi Jawa Timur Boedi Prijo Soeprajitno memastikan penetapan aturan baru ini dalam keadaan darurat ini ti

Denda Pajak Kendaraan Bermotor Dibebaskan, Berlaku Selama Situasi Negara Darurat Bencana Covid-19
Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI - Suasana Samsat Manyar Surabaya, Senin (23/9) yang merupakan hari pertama program pemutihan pajak kendaraan bermotor dan gratis bea balik nama yang digagas Pemprov Jatim. Program yang digelar tahunan itu akan berakhir hingga Sabtu (14/12) mendatang. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ditlantas Polda Jatim membebaskan denda pembayaran pajak kendaraan bermotor selama pemerintah pusat masih memberlakukan status darurat bencana nasional Coronavirus Disease (Covid-19).

Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan memastikan, keputusan itu akan berlaku tahun ini setelah berembuk dengan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, Senin (23/3/2020) kemarin.

Namun patut dipahami, bahwa keputusan ini hanya berlaku selama adanya status darurat bencana pagebluk Covid-19.

10 Ribu Alat Rapid Test Virus Corona Akan Mulai Disebar ke Kabupaten Kota di Jatim, Skala Prioritas

UPDATE Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tidak Bertambah, Jumlah ODP Tembus 2.542 Orang

Emak - Emak Selamat Saat Mobil yang Dikendarai Ditabrak KA Dhoho dan Terpental 20 Meter di Blitar

"Kemarin Kepala Bapenda Jatim menyampaikan, tidak ada denda pajak, walaupun terlambat," katanya, Rabu (25/3/2020).

Budi menerangkan, sejak Senin (23/3/2020) sejumlah layanan Ditlantas Polda Jatim ditutup untuk sementara waktu.

Tercatat 164 Pelayanan Unggulan Samsat, ditutup. Mulai dari Samsat Drive Thru, Samsat Payment Point, Samsat Corner, dan Samsat keliling.

Rencananya sejak Senin (23/3/2020) kemarin, hingga Rabu (29/4/2020) mendatang.

Namun lama waktu itu bisa saja diperpanjang tergantung situasi terbaru mengenai pagebluk ini.

Kendati demikian, masyarakat masih bisa menunaikan kewajiban pembayaran pajak di 46 kantor samsat induk, dan 12 gerai samsat drive thru.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur Boedi Prijo Soeprajitno memastikan penetapan aturan baru ini dalam keadaan darurat ini tidak berpengaruh pada pendapatan pajak kendaraan bermotor.

Dalam triwulan pertama 2020, Boedi memastikan pendapatan pajak kendaraan bermotor telah mencapai 22 persen, dan melampaui target yang ditentukan yakni 15 persen.

"Meksipun kondisi saat ini ada wabah Virus Corona, capaian pada triwulan pertama melebihi target 15 persen dan sudah mencapai 22 persen," tutur Boedi pada awak media di Gedung Negara Grahadi.

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved