Fakta Berjemur di Bawah Terik Matahari Cegah Virus Corona, Ramai Dilakukan Warga Surabaya Pagi Hari

Fakta berjemur di bawah terik matahari cegah Virus Corona, ramai dilakukan warga Surabaya di pagi hari.

SURYAMALANG.COM/kolase Pixabay/SURYA/ZAINAL ARIF
Berjemur cegah virus corona 

Wira Widjaya Lindarto menyarankan, yang terpenting masyarakat dapat sementara mengisolasi diri, menerapkan social distancing, menjaga stamina serta makan makanan yang sehat. 

Pendapat Dokter Vinci Edy Wibowo

Ajakan berjemur di bawah matahari belakangan memang viral di media sosial untuk menangkal diri dari virus corona atau Covid-19.

Imbauan berjemur ini ternyata disampaikan oleh dokter spesialis paru, Vinci Edy Wibowo melalui media sosialnya.

Ajakan dokter Vinci untuk berjemur tersebut sontak menjadi jadi perbincangan warganet.

Sebab, dokter Vinci sendiri kini telah terpapar virus corona tersebut setelah sebelumnya sempat menangani pasien suspek Covid-19.

Kini dokter Vinci pun melepaskan tugasnya sebagai dokter untuk sementara dan menjalani isolasi.

Melansir tayangan YouTube tvOneNews (20/3/2020), kabar bahwa ia telah terpapar pun dibenarkan oleh dokter Vinci.

Dokter Vinci mengatakan bahwa saat ini dirinya harus diisolasi untuk sementara waktu.

"Iya, kebetulan saya juga kontak dengan pasien yang dicurigai Covid-19, saya harus diisolasi dulu sementara waktu," ujar dokter Vinci.

Ilustrasi berjemur - Berjemur Demi Mendapatkan Manfaat Vitamin D3, Kapan Waktu Terbaik Melakukannya?
Ilustrasi berjemur - Berjemur Demi Mendapatkan Manfaat Vitamin D3, Kapan Waktu Terbaik Melakukannya? (Pixabay )
Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved