Berita Malang Hari Ini

Polresta Malang Kota & TNI Gelar Operasi Penertiban Masyarakat Berkerumun, Lawan Virus Corona

Kegiatan dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata & dihadiri oleh Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson

Polresta Malang Kota & TNI Gelar Operasi Penertiban Masyarakat Berkerumun, Lawan Virus Corona
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Kegiatan penertiban terhadap masyarakat yang masih berkerumun di luar rumah oleh Polresta Malang Kota, Kamis (26/3/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Polresta Malang Kota gelar operasi penertiban terhadap masyarakat yang masih berkerumun di luar rumah.

Pihak kepolisian tidak sendirian melakukan kegiatan operasi tersebut.

Melainkan juga dibantu jajaran samping seperti TNI dan Satpol PP Kota Malang.

Pusat Perbelanjaan & Mall di Kota Malang Diimbau Tutup Sampai 7 April 2020, Cegah Penyebaran Corona

Berita Arema Hari Ini Populer, Penyebab Pemain Asing Belum Tampil Memuaskan & Latihan Lewat Video

10 Foto Artis Berjemur Kepanasan, Pamer Tato di Dada, Wulan Guritno hingga Yuni Shara Cantik Banget

Sehingga total anggota yang dikerahkan mencapai 200 personel.

Kegiatan sendiri dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata dan juga dihadiri oleh Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, dan Sekda Kota Malang, Wasto.

Tujuan kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan Maklumat Kepala Kepolisian Negara RI nomor : Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid 19) dan Surat Edaran Walikota Malang No. 9 Tahun 2020.

Dalam operasi tersebut, para personel menyisir berbagai tempat usaha yang ada di Jalan Bondowoso, Jalan Galunggung, Jalan Dieng dan Jalan Terusan Kawi.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan dalam operasi ini, pihaknya bertindak lebih tegas dari kegiatan operasi yang digelar sebelumnya.

"Dengan tindakan tegas tersebut diharapkan mereka dapat mematuhi Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Walikota tersebut. Karena apa yang kita lakukan ini untuk mencegah tidak ada kerumunan orang yang berpotensi menyebarkan virus corona, disamping agar masyarakat tetap selalu berada di rumah," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Kamis (26/3/2020).

Ia menjelaskan selain itu pihaknya juga menempelkan kertas yang bertuliskan hanya untuk dibawa pulang (take away) di berbagai tempat usaha.

"Karena dalam operasi ini, masih banyak kita temukan tempat usaha seperti kafe dan restoran yang masih buka. Terbukti dalam operasi malam ini terdapat 25 titik tempat usaha yang masih buka dan melanggar jam operasional yang telah ditetapkan," jelasnya.

Oleh karena itu bagi tempat usaha yang terlihat masih buka diatas pukul 20.00, diminta agar segera ditutup.

Dan pihak pemilik maupun penanggung jawab tempat usaha dibawa ke Mapolres Malang Kota, untuk menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi hal yang sama.

"Tentu kita berharap agar mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi. Mungkin untuk beberapa hari ke depan, kita tetap akan menggelar kegiatan serupa. Dan mudah mudahan di kegiatan selanjutnya, para pemilik usaha sudah mematuhi peraturan yang ada," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved