Kabar Surabaya

Beredar Surat Wacana Lockdown Madura, Begini Penjelasan Gubernur Jatim Khofifah

Pemerintah Provinsi akan melakukan lockdown untuk kawasan Madura adalah kabar yang tidak benar.

SURYAMALANG.COM/Fatimatuz
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

"Kami berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, serta Pangkoarmada, kami akan siap memasang alat disinfektan drive thru untuk arus dari maupun ke Madura baik dari Surabaya maupun titik-titik masuk di wilayah kepulauan,” kata Khofifah. 

Pihaknya menyebut jalur masuk seperti pelabuhan juga termasuk titik titik yang menjadi prioritas pemasangan alat disenfektasi drive through. 

Sejauh ini upaya desinfektasi drive thru sudah dilakukan di banyak titik di Jawa Timur.

Termasuk di Grahadi, di jalur masuk Kota Surabaya maupun juga di lima bakorwil. Khofifah ingin agar layanan ini juga sampai untuk masyarakat Madura dan juga kepulauan Madura.

"Kita akan maksimalkan di titik-titik pelabuhan baik dari maupun ke kepulauan di Sumenep. Kita akan koordinasikan penyiapan tendanya di titik-titik itu agar segera kita lakukan. Karena ketersediaan desinfektan di Pemprov saat ini cukup untuk melakukan itu,” kata Khofifah.

Terlebih karena sejauh ini beberapa kalanganmasyarakat aktif melakukan donasi dan pemberian bahan desinfektan secara sukarela. Desinfektan tersebut digunakan untuk penyemprotan di layanan publik, kantor pemerintahan, dan juga di sarana transportasi. 

Upaya preventif ini giat dilakukan seiring terus bertambahnya angka kasus positif Covid-19 di Jawa Timur. Di mana saat ini total ada sebanyak 77 kasus positif covid-19 di Jawa Timur. Sedangkan untuk PDP ada sebanyak 307 orang, dan ODP melonjak menjadi 4.568 orang.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved