Kabar Kediri

Cewek-cewek dari Surabaya Dijual ke Kediri untuk Memuaskan Nafsu Pelanggan dengan Tarif Rp 3 Juta

Cewek-cewek Asal Surabaya Dijual di Kediri untuk Memuaskan Nafsu Pelanggan dengan Tarif Rp 3 Juta

asiasociety.org
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Bisnis prostitusi online dengan tarif Rp 3 juta sekali kencan diungkap jajaran Satreskrim Polres Kediri.

Dua mucikari yang mengasuh sejumlah pekerja seks komersial (PSK) diamankan.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Purnomo menjelaskan, dua tersangka yang diamankan masing-masing, Nadia Annisa Farchany alias Indah (21) warga Jl Ngagel Madya, Surabaya dan Dina Afriani alias Vika (33) supervisor tempat hiburan karaoke warga Keputran, Surabaya.

Kasus ini terungkap bermula dari informasi dari masyarakat adanya prostitusi online di hotel OP yang ada di Gampengrejo, Kabupaten Kediri, pada 23 Maret 2020 malam.

"Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar ada praktik prostitusi sehingga dilakukan penggrebekan," ungkap AKP Purnomo, Minggu (29/3/2020).

Saat petugas menggerebek didapati ada pasangan bukan suami istri pada sebuah kamar yang digerebek ditempati oleh mucikari Nadia.

Sementara PSK yang dipekerjakan oleh Nadia masing-masing, AH (33) dan YN (24) keduanya berprofesi sebagai lady escort dan sexy dancer klub malam di Kota Surabaya.

Dari pengakuan kedua PSK mereka dipekerjakan oleh Nadia untuk melayani pria hidung belang. Tarif sekali kencan Rp 3 jutaan.

Tersangka Nadia sendiri mengakui dirinya sebagai penyedia layanan prostitusi lewat WhatsApp.

Sementara mucikari Dina Afriani diamankan karena tersangka telah mempekerjakan YN sexy dancer sebagai PSK dengan sekali kencan bertarif Rp 3 jutaan.

Operator jaringan prostitusi online ini dilakukan tersangka dari Surabaya.

Setiap kali kencan dari tarif Rp 3 juta, sebesar Rp 1 juta disetorkan kepada tersangka.

"Tersangka bakal dijerat dengan pasal 296 KUHP dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun empat bulan penjara," jelasnya.

Sementara barang bukti kedua kasus prostitusi online yang diamankan petugas, berupa HP untuk melakukan transaksi, uang tunai total Rp 5 juta, kondom dengan bungkus utuh dan bekas pakai, pakaian dalam serta seprei kamar hotel.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved