Kabar Surabaya

Penyebaran Virus Corona Kian Mengganas, Dinas Pendidikan Jatim Bakal Tambah Masa Libur SMA/SMK

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memperkirakan akan memperpanjang masa belajar di rumah bagi murid SMA dan SMK

shutterstock
Virus Corona Bisa Menyerang Orang Bertubuh Sehat Tanpa Gelaja Sakit 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Melihat kurva penularan virus corona di Jawa Timur (Jatim) kian meningkat, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memperkirakan akan memperpanjang masa belajar di rumah bagi murid SMA dan SMK.

Pihaknya, beberapa hari ke depan akan melakukan rapat untuk membahas hal tersebut.

"Tentu kami akan lihat perkembangan beberapa hari ke depan. Apakah belajar di rumah akan diperpanjang," kata Wahid Wahyudi saat dihubungi, Minggu (29/3/2020).

Wahid Wahyudi selaku Kepala Dinas Pendidikan Jatim menceritakan pula proses belajar mengajar di beberapa pesantren di Jatim.

Proses pembelajaran tersebut berjalan, namun guru tidak hadir di dalam kelas. 

"Boarding school khususnya di madura, mereka melakukan lockdown tidak boleh orang masuk juga tidak boleh ada orang keluar. Sementara di dalam pesantren kan tidak boleh bawa handphone, maka guru yang piket di dalam itu, memberikan materi lewat layar," ucap dia.

Wahid Wahyudi menjelaskan pula cara Pemerintah Provinsi Jatim mengatasi penularan virus agar tidak terus berkembang.

Ia mengatakan bahwa, Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah melakukan koordinasi dengan kepala daerah.

Lewat koordinasi itu, Khofifah akan meminta para bupati mengkondisikan para warganya yang masih diluar daerah untuk tidak dulu kembali ke tempat asalnya.

"Hari ini bu gubernur memanggil bupati lamongan, harapan para pedagang pecel lele diharapkan tidak pulang kampung dulu. Juga memanggil tokoh madura, terkait pedagang sate madura yang ada di Jakarta diharapkan tidak pulang dulu," pungkasnya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved