Breaking News:

Gaji Pemain Dipotong, Barcelona Ternyata Alami Kesulitan Keuangan, Real Madrid Juga Serupa

wabah corona membawa dampak kepada industri sepak bola termasuk barcelona yang harus berjibaku untuk mengstabilkan keuangan mereka

Penulis: Farid Farid | Editor: Adrianus Adhi
Twitter/@FCBarcelona
Lionel Messi Turut Mengantar Barcelona ke babak 16 Besar Liga Champions 2018-2019 foto ini digunakan untuk ilustrasi artikel dengan judul Barcelona dan Real Madrid Alami Kesulitan Keuangan di tengah Pandemi Corona 

SURYAMALANG.com, Malang – Wabah virus corona berdampak kepada semua sektor kehidupan masyarakat termasuk industri sepak bola, terbaru klub sebesar Barcelona mengatakan mengalami kesulitan dalam keuangan saat wabah corona.

Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu mengatakan keuangan timnya hanya mampu bertahan hingga bulan Juni.

Dilansir artikel Kompas.com: "Keuangan Barcelona Hanya Bisa Bertahan sampai Bulan Juni", Barcelona mengambil kebijakan untuk memotong gaji pemain barcelona sebesar 70 % agar keuangan klub bisa bertahan pada saat tidak ada kompetisi.

Selain itu, kebijakan potong gaji pemain harus diambil Barcelona karena terdapat aturan Rencana Penyesuasian Tenaga Kerja Sementara (ERTE) yang berlaku di Spanyol.

Barcelona bisa berhemat sampai 16 juta euro atau setara Rp 288 miliar dengan memotong gaji pemain.

Presiden Barcelona menilai kebijakan pemotongan gaji dan segala penghematan lainnya hanya bisa membuat Barcelona bertahan paling lama sampai bulan Juni.

"Situasi sekarang sangat kompleks. Kami tidak ada pendapatan sejak 14 Maret.

Namun, saya yakin Barcelona tidak akan bangkrut pada bulan Juni," kata Bartomeu.

"Jika situasi tidak bisa normal sampai bulan Juni, Barcelona pasti akan merugi.

Itulah mengapa kami melakukan penghematan (potong gaji)," ujar Bartomeu menambahkan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved